Mengenal Dewi Kunti, Tokoh Wayang Jawa Memilki Sikap yang Sangat Cocok Dicontoh Para Ibu-ibu

Mengenal Dewi Kunti, Tokoh Wayang Jawa Memilki Sikap yang Sangat Cocok Dicontoh Para Ibu-ibu

Ekel Suranta Sembiring
2021-10-08 02:47:50
Mengenal Dewi Kunti, Tokoh Wayang Jawa Memilki Sikap yang Sangat Cocok Dicontoh Para Ibu-ibu
Wayang Dewi Kunti (foto: nusantaranews.co)

Tokoh-tokoh wayang Jawa hingga saat ini masih saja menjadi salah satu hal yang menarik untuk mengenalinya. Pasalnya, sifat dan cerita dari setiap tokoh wayang itu memiliki nilai-nilai sosial yang dapat menjadi pelajaran.

Pada kesempatan ini, kita akan membahas tokoh wayang Dewi Kunti. Bagi kamu yang ingin mengenal lebih jauh tokoh wayang ini, bisa langsung simak berikut ini:

Baca Juga: Mengenal Dewi Arimbi, Tokoh Wayang Jawa Mengajarkan Ketulusan Hati Lebih Indah dari Perwujudan Fisik

Silsilah Dewi Kunti

Dewi Kunti diceritakan putri kandung Surasena seorang raja Wangsa Yadawa, dan diangkat sebagai putri oleh Kuntiboja. Dewi Kunti merupakan saudara Basudewa, ayah dari Baladewa, Kresna, dan Subadra. Ia juga merupakan ibu kandung Yudistira, Werkodara (Bima), dan Arjuna dan juga adalah istri pertama Pandu yang sah.

Selain itu Kunti juga ibu kandung Karna. Sepeninggal Pandu, ia mengasuh Nakula dan Sadewa, anak Pandu dan Madri.

Baca Juga: Mengenal Semar, Tokoh Wayang Jawa Punya Fisik Bulat dan Bersifat Jujur dan Tulus

Fisik Dewi Kunti


Dalam pewayangan, Dewi Kunti digambarkan muka tumungkul, bermata liyepan, hidung lancip dengan mulut salitan. Dewi Kunti juga digambarkan bermahkota gulung keling dengan hiasan jamang sadasaler, sumping prabangayun.

Baca Juga: Mengenal Batara Surya, Tokoh Wayang yang Dikenal Memiliki Watak tidak Suka Marah

Sifatnya sangat cocok ditiru para ibu-ibu

Dewi Kunti memiliki sikap dapat dicontoh para ibu-ibu dalam komunikasi antara ibu dan anak. Pasalnya, Dewi Kunti memiliki sikap mengajar anak seperti wedi, isin, sungkan; sepi ing pamrih, rame ing gawe; dan narima.

Sikap wedi mendorong anak memiliki rasa takut akibat dari tindakan buruk yang dilakukan. 

Sikap isin memicu anak memiliki rasa malu, terlebih jika melakukan hal yang tidak berkenan. 

Sikap sungkan mendidik anak untuk memiliki rasa segan, khususnya untuk menghormati orang lain atau orang yang belum dikenal.

Sikap narima mendidik anak untuk menerima apa yang didapatkan dan mendorong sikap ikhlas.

Sikap sepi ing pamrih, rame ing gawe mendorong anak untuk menjalankan kewajiban tanpa harus berpatokan dengan besar-kecilnya imbalan yang diberikan.


Share :

HEADLINE  

Olivia Rodrigo Siap Rilis Album Ketiga Juni 2026

 by Frida Tiara Sukmana

April 05, 2026 11:00:00


Bernadya Kepergok Bareng Pria Misterius, Netizen Sorot Iqbaal

 by Frida Tiara Sukmana

April 04, 2026 11:00:00


Rachel Vennya Murka, Okin Diduga Jual Rumah Anak Tanpa Izin

 by Frida Tiara Sukmana

April 03, 2026 11:00:00


Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00