Mengenal tokoh-tokoh wayang Jawa hingga saat ini masih saja menjadi salah satu hal yang menarik. Pasalnya, kisah cerita dari setiap tokoh wayang itu memiliki nilai-nilai sosial yang dapat menjadi pelajaran.
Nah, kali ini kita akan membahas tokoh wayang Jawa bernama Semar. Bagi kamu yang ingin mengenalnya, langsung saja simak berikut ini:
Baca Juga: Mengenal Arjuna, Tokoh Wayang yang Dikenal Memiliki Banyak Julukan
Semar Penjelmaan Hyang Ismaya
Semar dikisahkan sebagai penjelmaan dari Hyang Ismaya. Ceritanya, pada saat dilahirkan Hyang Ismaya berwujud telur. Telur itu terpecah menjadi 3 bagian.
Kulit telurnya berubah menjadi Hyang Mahapunggung yang dikenal juga dengan nama Togog. Putih telurnya menjadi Hyang Ismaya yang menjelma menjadi Semar. Bagian kuning telurnya berubah menjadi Hyang Manikmaya yang dikenal juga sebagai Batara Guru.
Semar memiliki 3 orang anak, yaitu Bagong, Gareng, dan Petruk.
Baca Juga: Mengenal Batara Surya, Tokoh Wayang yang Dikenal Memiliki Watak tidak Suka Marah
Bentuk fisik Semar
Bentuk fisik Semar digambarkan bertubuh bulat, besar, dan berkulit hitam yang disimbolkan penggambaran jagad raya tempat tinggal umat manusia dan makhluk lainnya.
Semar juga digambarkan bermata sembab. Penggambaran ini sebagai simbol suka dan duka. Wajahnya tua tetapi potongan rambutnya bergaya kuncung seperti anak kecil, sebagai simbol tua dan muda.
Semar berkelamin laki-laki, tetapi memiliki payudara seperti perempuan, sebagai simbol pria dan wanita. Ia penjelmaan dewa tetapi hidup sebagai rakyat jelata, sebagai simbol atasan dan bawahan.
Seorang penasihat ksatria memiliki sifat sederhana, jujur, dan tulus
Ceritanya, disebut sebagai penasihat sekaligus pengasuh para ksatria berbudi luhur. Tokoh ini juga digambarkan sebagai tokoh yang bijaksana, cerdas, dan berpengetahuan luas. Tak heran kalau Semar menjadi tokoh yang disegani dan dihormati oleh para ksatria.