Awal Mula Kemenkes Ajak Produsen Alkes Bangun Pabrik di Indonesia

Awal Mula Kemenkes Ajak Produsen Alkes Bangun Pabrik di Indonesia

Anisa Br Sitepu
2021-09-28 12:54:48
Awal Mula Kemenkes Ajak Produsen Alkes Bangun Pabrik di Indonesia
Kemenkes Ajak Produsen Alat Kesehatan Luar Negeri Buat Pabrik di Indonesia (Foto: Kompas)

Untuk memenuhi kebutuhan alat kesehatan (alkes) di dalam negeri, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak produsen alkes membuat pabrik di Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Direkur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes, Abdul Kadir pada Senin, 27 September 2021.

Keterbatasan di bidang penelitian


Abdul Kadir mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki keterbatasan di bidang penelitian dan teknologi. Hal itu juga yang menyebabkan Indonesia belum bisa memproduksi sendiri.

Baca Juga: Serahkan Bantuan Alat Kesehatan, Erick Thohir: Bantu Walkot untuk Menjaga Masyarakat Bogor

Ajak produsen luar negeri


Oleh karena itu, Abdul Kadir melanjutkan bahwa langkah yang harus dilakukan saat ini mengajak produsen luar negeri membuat pabrik di dalam negeri. 

"Mau tidak mau kalau kita mau percepatan, tidak ada jalan lain kecuali kita mengimpor teknologi dari luar. Artinya apa, semua vendor atau pabrik-pabrik luar negeri kita panggil masuk ke dalam untuk membuat pabrik di sini," kata Abdul Kadir pada Senin, 27 September 2021.

Baca Juga: Fakta Temuan WHO soal Vaksin AstraZaneca Palsu di Asia dan Afrika, Beresiko Membebani Populasi Kesehatan Global

Belum mampu produksi alkes Teknologi tinggi


Dalam kesempatan itu, Abdul Kadir juga mengungkapkan bahwa Indonesia belum mampu memproduksi alat kesehatan yang berteknologi tinggi seperti MRI, CT Scan.

"Kita belum mampu memproduksi alat-alat kesehatan dalam negeri yang masuk dalam kelompok teknologi tinggi seperti misalnya MRI, CT scan," ungkapnya. 


Share :

HEADLINE  

5 Manfaat Kurangi Konsumsi Gula

 by Ramadhan Subekti

December 25, 2024 23:55:00


Viral! Erdogan Disebut Walk Out Saat Prabowo Pidato di D-8

 by Ramadhan Subekti

December 23, 2024 17:10:00


Petisi Tolak PPN 12% Untuk Presiden Prabowo Tembus 100 Ribu Orang

 by Ramadhan Subekti

December 19, 2024 13:36:55


COVID-19 Melonjak di Jepang, 15 Ribu Kasus Baru Dilaporkan

 by Ramadhan Subekti

December 17, 2024 21:45:00