Cerita Mistis Rumah Ki Joko Bodo di Pondok Gede, Mengaku Dihuni Wewe Gombel hingga Kuntilanak

Cerita Mistis Rumah Ki Joko Bodo di Pondok Gede, Mengaku Dihuni Wewe Gombel hingga Kuntilanak

Foto
Ki Joko Bodo (foto: Pikiran Rakyat)

Rumah Ki Joko Bodo yang berada di Pondok Gede, Jakarta Timur memiliki cerita mistis. Pasalnya, Ki Joko Bodo percaya rumahnya itu dihuni oleh banyak makhluk gaib seperti kuntilanak hingga wewe gombel.

"Sini tuh banyak banget ada wewe gombel, ada kuntilanak dan mereka tuh dandanannya kayak orang manusia, itu nyata. Di sini ada genderuwo juga," kata Ki Joko Bodo, Selasa (21/6/2021).

Baca Juga: Cerita Mistis Tempat Wisata Batu Ular di Talaud, Tempat Keramat dan Pernah Makan Korban Jiwa

Dirinya juga membenarkan isu dari orang-orang bahwa rumahnya terlihat seram. Pasalnya, setiap malam kuntilanak selalu bermain di pohon-pohon rumahnya.

"Wajar dibilang seram, di sini memang banyak yang gelantungan di pohon. Kalau malam gelap ya kuntilanak pada main di pohon-pohon," lanjutnya.

Ki Joko Bodo juga mengaku, selama dirinya tinggal di rumah itu kerap merasakan hal yang aneh. Seperti mengalami lampu rumah mati sendiri hingga mengalami konsleting listrik.

Baca Juga: Cerita Mistis Pasar Bubrah di Boyolali, Konon Sewaktu-waktu Terdengar Suara Misterius Bak di Pasar

"Lampunya suka mati, konslet mungkin karena 'mereka' (mahkluk gaib) memang nggak suka terang. Saya suka nyalain lampu di beberapa tempat tapi mati lagi mati lagi," cerita Ki Joko Bodo.

Meski menjadi sarang makhluk gaib, Ki Joko Bodo mengatakan tidak perlu ada yang ditakutkan. Pasalnya semua makhluk diciptakan oleh Tuhan. Ia pun merasa tak perlu mengusir makhluk-makhluk tersebut.

Baca Juga: Cerita Mistis Tukang Gali Kubur di TPU Mbah Gangsar Semarang, Mengaku Sering Diganggu Pocong hingga Kuntilanak

"Ya gimana kalau sarangnya di sini. Ya biarin aja mereka juga ada yang muslim juga jadi ya kenapa kita harus ngusir-ngusir makhluk Tuhan. Belajar agar tidak takut sama ciptaan Tuhan gitu, ini kan ciptaan Tuhan semua kenapa harus ditakuti," tutup Ki Joko Bodo.