Banyak orang mungkin sudah mengetahui berbagai risiko kesehatan yang bisa muncul jika terlalu sering mengonsumsi gorengan. Namun karena berbagai alasan, seperti rasanya yang gurih dan harganya yang murah, sejumlah orang akhirnya sulit meninggalkan hidangan tersebut.
Aneka gorengan yang ada di pasaran padahal biasanya dibuat dengan menggunakan minyak jenuh yang telah dipakai lebih dari tiga kali.
Wujud gorengan yang dimaksud dalam hal ini, yakni bakwan, tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng, singkong goreng, jamur goreng, dan termasuk ayam goreng.
Konsumsi makanan itu dalam jumlah berlebih atau terus-menerus besar kemungkinan dapat meningkatkan risiko terjadinya sejumlah penyakit pada seseorang, sepeti obesitas, penyakit jantung koroner (PJK), hingga stroke.
Baca Juga: Resep Lengkap Cara Membuat Bubur Sumsum, Lembut dan Menyehatkan Tubuh
Untuk mengatasi persoalan di atas, berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membuat gorengan lebih menyehatkan, dilansir dari Alodokter:
1. Memakai jenis minyak yang lebih menyehatkan
Gorengan sering menjadi pantangan karena biasanya digoreng menggunakan minyak yang telah digunakan berulang kali. Oleh karena itu, cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan memakai minyak yang lebih sehat, misalnya minyak zaitun, minyak kelapa, dan minyak alpukat.
Sedangkan, jenis minyak yang sebaiknya dihindari untuk membuat gorengan mengandung asam lemak tak jenuh yang tinggi diantaranya minyak kedelai, minyak jagung, minyak kanola, minyak wijen, dan minyak bunga matahari. Selain itu, usahakan untuk tidak memakai minyak secara berulang kali.
Baca Juga: Resep Lengkap Cara Membuat Kolak Pisang Gula Merah, Cocok Jadi Camilan Sehat saat Ngumpul Keluarga
2. Memperhatikan suhu menggoreng
Suhu yang dianjurkan agar gorengan tidak menyerap terlalu banyak minyak adalah kisaran 176 hingga 190 derajat Celcius. Untuk mengukur suhu tersebut, kamu dapat memakai termometer khusus penggorengan. Lebih lanjut, suhu yang terlampau tinggi dapat merusak minyak sehingga memproduksi radikal bebas yang bisa memicu gangguan kesehatan dalam jangka panjang.
Akan tetapi, suhu yang lebih rendah akan membuat gorengan mudah menyerap minyak sehingga mengandung lemak lebih tinggi. Jangan lupa untuk meniriskan gorengan dengan tisu kertas supaya minyak berlebih yang masih menempel di permukaan dapat berkurang.
Baca Juga: Resep Lengkap Cara Membuat Kimchi, Makanan Korea yang Jadi Santapan Populer di Indonesia
3. Menggunakan air fryer
Kini sudah ada peralatan masak modern yang memungkinkan menggoreng tanpa atau dengan sedikit minyak yaitu melalui air fryer. Gorengan atau makanan yang digoreng dengan menggunakan alat ini mengandung lemak dan kalori yang lebih rendah daripada menggoreng dengan cara yang biasa. Akan tetapi, harga alat ini memang tergolong mahal dan membutuhkan daya listrik yang cukup besar.
Selain itu, kamu bisa menyiasati dengan mengganti cara memasak. Contohnya cobalah untuk memilih memanggang makanan daripada menggorengnya. Makanan yang diolah dengan dipanggang juga mampu memberikan tekstur yang renyah seperti gorengan.