Staf Khusus Presiden Republik Indonesia sekaligus Dewan Kehormatan
Indonesia Creative City Network (ICCN) Putri Tanjung menjadi salah satu
pembicara dalam acara Rakornas ICCN 2022 yang berlangsung di iNEWS Tower, Rabu,
28 September 2022.
Dalam kesempatan tersebut, Putri Tanjung yang telah cukup
lama bergelut di dunia industri kreatif membagikan pengalamannya pada ratusan
perwakilan jejaring lokal ICCN. Ia menyebutkan salah satu kunci terpenting agar
produk lokal Indonesia dapat bersaing di luar negeri adalah story telling atau
cerita di balik produk itu sendiri.
Rakornas ICCN berlangsung selama 3 hari dimulai pada tanggal 27 hingga 29 September 2022 di Jakarta.
Baca juga: Hadir di Acara Rakornas ICCN 2022, Teten Masduki: Saatnya Kita Leading di Semua Sektor
Rakornas ICCN 2022 Jejaring Lokal Keren
ICCN menggelar rangkaian rakornas selama tiga hari di
Jakarta mulai tanggal 27 hingga 29 September 2022. Acara ini menghadirkan
perwakilan pemimpin forum kreatif dari 240 Kabupaten/Kota di Indonesia.
Kegiatan hari pertama diselenggarakan di Gedung SMESCO,
Jakarta membahas tentang koordinasi daerah rakornas hingga hasil rakornas ICCN.
Di hari kedua, kegiatan dilakukan di iNEWS Tower dan
menghadirkan sejumlah tokoh nasional hingga daerah. Beberapa pembicara yang
hadir diantaranya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Koperasi dan UKM Teten
Masduki, dan Ketua Dewan Pengarah ICCN Wishnutama Kusubandio.
Selain itu ada pula CTO MNC Group Yudi Hamka, Staf Khusus
Presiden dan Dewan Kehormatan ICCN Putri Tanjung, Ketua Umum ICCN Fiki Satari,
dan Ketua Jakarta Creative City Forum, Handoko Hendroyono.
Sedangkan di hari ketiga, para peserta rakornas akan
berkunjung ke POS BLOC, M BLOC Space, serta Sarinah.
Perkembangan Industri Kreatif di Indonesia Dipengaruhi Teknologi
Selaku entrepreneur muda di Indonesia, Putri Tanjung menjadi
saksi bahwa industri kreatif di Indonesia terus mengalami perkembangan yang
pesat.
“Jadi dulu aku inget banget bikin Forum Kreatif itu yang dating
2014 Cuma 200 orang, trus lama-lama akhirnya kita kemarin di tahun 2021 kita
bikin tapi kita online yang dating itu ada 1,5 juta pelaku industri kreatif dari
seluruh Indonesia. Dan itu menurut aku mengagumkan sekali dimana begitu
pesatnya anak-anak Indonesia sekarang yang mau menjadi seorang pelaku industri
kreatif,” ungkap Putri Tanjung.
Dengan perkembangannya yang pesat, industri kreatif juga
turut terdampak dari perkembangan teknologi. Hal ini mau tidak mau membuat para
pelaku usaha harus terus memutar otak agar dapat bersaing dan beradaptasi dengan
teknologi itu sendiri.
Meski begitu, Putri menyebutkan bahwa disrupsi teknologi
yang terjadi saat ini justru memberikan peluang yang sangat besar untuk kita
membawa produk lokal bersaing ke internasional.
“Sekarang ngomongin soal industri kreatif ya sangat terdisrupsi
oleh terknologi, kita tahun disrupsi teknologi sangat luar biasa sekarang
dengan adanya AI dengan adanya internet of things, dengan adanya semua serba
global. Society kita juga sekarang udah sharing economy, dimana semuanya
disrupsi teknologi jadi mengguncang segala sesuatu tapi opportunitynya jadi
luar biasa besar sebenarnya,” ujarnya.
Tren Penggunaan Produk Lokal di Indonesia
aat ini, tren penggunaan produk lokal di Indonesia telah
semakin banyak. Putri Tanjung membeberkan bahwa disaat tren penggunaan produk
lokal yang semakin banyak, kita perlu memperhatikan ekosistem di sekitar pelaku
usaha agar dapat bersaing dengan produk asing.
“Diri kita sebagai pengusaha atau sebagai orang yang punya
karier di industri kreatif kita berusaha sekuat tenaga untuk membuat produk
atau services yang sekelas dunia yang bisa dipakai bukan hanya di Indonesia
tapi di luar negeri juga. Tapi ekosistem di sekelilingnya juga harus membantu,”
Kata Putri Tanjung.
Putri sempat menceritakan pengalamannya mengadakan acara JakartaXBeauty dimana produk beauty lokal dari Indonesia sudah sangat baik dan banyak. Namun para pelaku usaha belum dapat melakukan ekspor karena hambatan di biaya packaging yang mahal dan juga kapasitas pabrik.
Baca juga: Hadir di Seminar ICCN, Angela Tanoesoedibjo: Indonesia Sangat Serius Garap Ekonomi Kreatif
“Kemarin baru aja kita bikin JXB, JakartaXBeauty kita bikin
the biggest beauty festival di Asia Tenggara dan 80% itu produk lokal. 80% loh
teman-teman, ada 200 produk dan sangat luar biasa sekali. Dan produknya ga
kalah dengan produk luar,” tutur Putri.
“Kemarin seneng banget Pa Teten dating ke acara itu ngobrol
sama banyak sekali beauty product owners dan Pa Teten berjanji membantu semua
prosesnya itu agar di exportnya lebih gampang. Nah itu yang aku juga lumayan
seneng ya, pemerintah sekarang sudah mulai baik untuk mendorong ke arah sana,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Putri Tanjung menyebutkan kunci kekuatan dari
sebuah produk lokal Indonesia adalah cerita dibalik produk itu sendiri. Ia
menyebutkan bahwa story telling adalah hal yang terpenting agar produk lokal lebih
kuat untuk dipasarkan di luar negeri.
“Yang paling penting adalah story telling atau narasi yang
diceritakan. Jadi aku abis research, apasih yang membedakan kita sekalu human
being dengan yang lainnya adalah kemampuan kita untuk bernarasi. Itu yang the
most powerfull thing,” ujar Putri.
“Jadi intinya adalah power of story telling itu the most important
thing untuk kita bisa bukan Cuma menjadi pemain disini tapi juga menjadi pemain
di luar,” pungkasnya.