Wishnutama Sebut Metaverse Bukan Sekedar Jual Virtual Experience, Tapi Perlu Lahirkan Ekonomi Baru

Wishnutama Sebut Metaverse Bukan Sekedar Jual Virtual Experience, Tapi Perlu Lahirkan Ekonomi Baru

Dedi Sutiadi
2022-02-14 13:55:06
Wishnutama Sebut Metaverse Bukan Sekedar Jual Virtual Experience, Tapi Perlu Lahirkan Ekonomi Baru
Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio (Foto: Instagram/ @wishnutama)

Wishnutama Kusubandio menyebutkan bahwa Metaverse jangan dipahami reduktif, hanya sekedar menjual pengalaman virtual atau disebut virtual experience. Menurut Wishnutama Metaverse bukan hanya itu tapi perlu didorong agar bisa ciptakan ekonomi baru.

Metaverse dengan segala perkembangan teknologinya kian jadi populer di Indonesia. Metaverse dipandang sebagai babak baru perkembangan teknologi digital, namun sayangnya masih sedikit yang memahami apa itu metaverse secara komprehensif dengan segala turunan dan hal fundamental di dalamnya.

Baca juga: Metaverse Rentan Pelanggaran Hukum, Wishnutama Dorong Pemerintah Atur Regulasi  

Dua Era Disrupsi


Menjelaskan soal Metaverse, Wishnutama coba mulai dengan membeberkan 2 perkembangan era disrupsi yang terjadi. Menurutnya setiap perkembangan teknologi yang terjadi di setiap era disrupsi pasti dimotori oleh sesuatu yang menggerakan perkembangannya. Menurutnya era pertama disrupsi dimotori oleh tren food delivery, sementara era kedua dimotori oleh Financial technology.

"Saya membagi 2 era disrupsi. Disrupsi era pertama di Indonesia itu dimotori oleh food delivery, ecommerce. Disrupsi era kedua ini kira-kira apa yang menjadi motor yang mendisrupsi era kedua ini? Entertainment, fintech, edutech, agrotech, dan lain sebagainya, saya ucapkan berkali-kali bahwa fintech adalah salah satu yang menjadi motor dari semuanya," ungkap Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio dalam acara diskusi virtual pada Minggu malam 13 Februari 2022.

Fintech Jadi Motor Penggerak


Menurut Wishnutama publik harus mengerti bahwa perkembangan teknologi yang tengah jadi tren saat ini seperti cryptocurrency hingga blockchain semua merupakan perkembangan dari Financial technology atau Fintech.

"Era ini kan lagi dihebohkan dengan cryptocurrency dan lain sebagainya, decentralized finance dan lain sebagainya. Itu semua kan fintech tadi, masuk di era second wave disruption. Inilah momentum yang terjadi, dibangun diatas blockchain," sambungnya.

Baca juga: Pelecehan Seksual di Metaverse, Wishnutama: Platform Masih Belum Sempurna

Metaverse untuk New Economy


Menurut Wishnutama ada salah kaprah dalam memahami apa itu Metaverse dan pemanfaatnya. Menurutnya Metaverse merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Metaverse bukan sekedar menjual pengalaman virtual, tapi lebih dari itu harus didorong untuk bisa melahirkan dampak nyata bagi perkembangan ekonomi dalam negeri. 

"Metaverse bukan hanya sekedar kita menjual virtual experience. Tapi kita harus menawarkan banyak hal lagi sebetulnya yang bisa ditawarkan dari Metaverse. Yaitu new economy atau menciptakan ekonomi baru, menciptakan kesempatan baru," bebernya. 


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00