Komisaris Milenial Adrian Zakhary Sebut Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Komisaris Milenial Adrian Zakhary Sebut Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII Buka Peluang Ekonomi Kreatif

Foto
Komisaris Milenial Adrian Zakhary

Komisaris Milenial Adrian Zakhary menyebutkan bahwa Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII memiliki potensi besar untuk dikembangkan namun tetap harus ramah lingkungan. Adrian melihat Agrowisata Gunung Mas bisa membuka peluang lahirnya berbagai ekonomi kreatif. 

Adrian Zakhary turut hadir dalam acara kunjungan kerja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno ke Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII Puncak, Bogor pada hari Minggu tanggal 17 Oktober 2021. Acara tersebut bertema Membangkitkan Ekonomi Kreatif lewat Ecowisata di Wilayah PTPN VIII.

Baca juga: Eiger Adventure Land, Komisaris Milenial PTPN VIII Adrian Zakhary: Daya Tambah Ekonomi Masyarakat 

Potensi Agrowisata Gunung Mas PTPN VIII


Dalam kunjungan kerja tersebut Menparekraf Sandiaga Salahudin Uno menyampaikan bahwa kawasan puncak memiliki potensi besar wisata Indonesia. Sandiaga yang akrab disapa mas menteri ini menilai di kawasan puncak fasilitas lengkap ditambah spot foto yang indah yang bisa jadi daya tarik.  

"Kawasan Ini menurut saya sangat berpotensi karena homestay-nya ada, fasilitasnya Lengkap, tempat buat foto-fotonya banyak banget, dan menurut saya kita dari Menparekraf akan menjalin kerjasama lebih erat lagi dengan PTPN VIII tentang bagaimana manfaat pariwisata," ucap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahudin Uno pada Minggu 17 Oktober 2021.

Optimalisasi Aset PTPN VIII


Sementara itu, Direktur PTPN VIII Mohammad Yudayat menjelaskan bahwa Agrowisata Gunung Mas merupakan upaya PTPN VIII dalam mengoptimalisasikan aset.  Namun demikian Yudayat sadar bahwa pengembangan Agrowisata Gunung Mas tetap harus ramah lingkungan.  

"Proyek kerjasama lahan ini sebagai bentuk optimalisasi aset yang PTPN VIII lakukan, kita dukung sepenuhnya program pariwisata sesuai arahan pak Menteri. Kita punya batasan-batasan, hanya 10 persen yang boleh dibangun dari luasan ini," kata Direktur PTPN VIII Mohammad Yudayat, Minggu 17 Oktober 2021. 

Baca juga: Komisaris Milenial Adrian Zakhary Kunjungi Kebun Teh Dayeuh Manggung PTPN VIII, Berusia 108 Tahun  

Peluang Ekonomi Kreatif


Komisaris Milenial Adrian Zakhary melihat optimalisasi aset Agrowisata Gunung Mas ini akan menciptakan peluang lahirnya berbagai ekonomi kreatif di masyarakat. Adrian menilai aset PTPN VIII Gunung Mas sangat bersejarah. Adrian menilai, tidak akan ada puncak jika tidak ada Gunung Mas. 

"Agrowisata menjadi upaya optimalisasi aset sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif bagi masyarakat, Gunung Mas adalah tonggak penting sejarah kawasan Puncak. Bisa dibilang tak ada Puncak jika tak ada Gunung Mas dengan lanskap perkebunan tehnya," kata ucap Komisaris Milenial Adrian Zakhary Minggu 17 Oktober 2021.

Bangkitkan Agrowisata di Puncak


Sebab itu, Adrian melihat aset PTPN VIII Gunung Mas memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Caranya adalah dengan membangun kolaborasi antar mitra pariwisata agar Agrowisata di Puncak kembali bangkit.   

"Sehingga sebagai pengelola kawasan Gunung Mas, kita berkolaborasi dengan para mitra untuk membangkitkan kembali Agrowisata di Puncak dengan Gunung Mas sebagai pusatnya," sambungnya.