Ini Proses Pemakaman Gadis Dibawah Umur yang Diperkosa Belasan Pria di Halteng hingga Meninggal Dunia

Ini Proses Pemakaman Gadis Dibawah Umur yang Diperkosa Belasan Pria di Halteng hingga Meninggal Dunia

Foto
Proses pemakaman gadis di bawah umur korban pemerkosaan di Halteng oleh 12 orang pemuda

Seperti ini kondisi dan proses pemakaman gadis dibawah umur yang diperkosa oleh belasan pemuda di Halmahera Tengah (Halteng). Gadis yang diketahui berinisial NU tersebut meninggal setelah dirawat di rumah sakit karena bengkak di bagian intim.   

Kasus pemerkosaan gadis dibawah umur yang terjadi di Halteng trending di Twitter, bahkan duduki puncak trending topik Indonesia. Kasus ini pun langsung jadi isu nasional dan mendapat perhatian dari warganet di Twitter.

Baca juga: Ini Sosok Gadis Korban Pemerkosaan Oleh 12 Orang di Halteng, Organ Intim Bengkak dan Meninggal Dunia  

Korban Diperkosa 12 Pemuda


Seorang gadis di bawah umur berinisial NU diperkosa oleh 12 orang pemuda pada Jumat 8 Oktober 2021 di Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Pelaku melakukan perbuatan biadab tersebut saat mabuk setelah menenggak minuman keras captikus. 

Sebelumnya pelaku R yang merupakan pacar korban mengajak Nu ke kosan temannya. Dalam kondisi mabuk R dan 3 teman lainnya menggauli paksa NU. Namun menurut informasi dari Cahaya Timur pelaku ternyata lebih dari 4 orang, diduga ada 12 orang.  

"Menurut info satu pelaku melarikan diri, sementara dalam pengejaran dan pengusutan lebih mendalam Krn diduga lebih dari 4 (ada 12 org). Ini pelaku yang sementara di tahan di Polres Halteng,"tulis akun Twitter Cahaya Timur seperti dikutip pada Minggu 17 Oktober 2021. 

Organ Intim Korban Bengkak 


Pasca kejadian tersebut korban mengalami sakit baik secara fisik juga psikologis. Seminggu setelah kejadian mengerikan tersebut korban mulai organ intim korban bengkak dan bernanah. Korban juga merasakan trauma berat hingga sulit berbicara. 

Baca juga: Ini Potret Wajah Pelaku Pemerkosa Gadis di Bawah Umur hingga Meninggal Dunia di Halteng, Dipukul Massa dan Masuk ke Sel Polisi

"Seminggu setelah kejadian, organ intim bengkak dan bernanah dan sudah sulit berbicara, akhirnya dirujuk ke RSUD Ternate, dan kemaren adik kami  menghembuskan nafas terakhir," bebernya. 

Meninggal Dunia Dirawat di Rumah Sakit


Melihat kondisi korban yang semakin menurun, pihak keluarga akhirnya membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Basaorie Ternate. Setelah beberapa hari dirawat korban pun meninggal dunia di rumah sakit pada Sabtu 16 Oktober 2021.    

"Kami sangat kehilangan kamu dek, semoga diberikan tempat terbaik disisi Allah SWT. Terima kasih utk sahabat tweetland yang sudah memberikan simpati, dukungan dan doa  semoga Allah SWT mbalas kebaikan sahabat. Mohon maaf tidak dapat mereply komen satu2 . *BanyakygmengantarmuDek ," lanjutnya.  

Baca juga: Ini Sosok Pelaku yang Perkosa Gadis Dibawah Umur Sehari Semalam, Ternyata Karyawan PT IWIP Halteng

Proses Pemakaman   


Setelah meninggal korban langsung dibawa pulang ke rumah duka yang berlokasi di Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). Korban kemudian diantar oleh ratusan warga ke pemakaman untuk menguburkan warga. Tampak banyak warga yang ikut pemakaman korban.