Ini Sosok Pelaku yang Perkosa Gadis Dibawah Umur Sehari Semalam, Ternyata Karyawan PT IWIP Halteng

Ini Sosok Pelaku yang Perkosa Gadis Dibawah Umur Sehari Semalam, Ternyata Karyawan PT IWIP Halteng

Foto
Empat Pria yang merupakan karyawan aktif PT IWIP melakukan pemerkosaan pada seorang Wanita asal desa tepeleo kecamatan Patani Utara kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). (Sumber Foto: Int).


Seorang gadis meninggal dunia usai diperkosa oleh empat pekerja PT IWIP Halmahera Tengah. Kronologi pemerkosaan tersebut diungkap oleh akun twitter Cahaya Timur. Dalam utasnya sang adik diperkosa yang dilakukan lebih dari empat orang.

Baca Juga: Ini Sosok Gadis Korban Pemerkosaan Oleh 12 Orang di Halteng, Organ Intim Bengkak dan Meninggal Dunia

Awal Mula Kejadian


Awalnya pelaku atas nama RR yangd diduga pacara korban mengajak korban untuk berangkat ke kosan temannya, setelah itu pelaku mengajak tiga orang temannya untuk mengkonsumsi minuman keras jenis Cap Tikus.

Setelah mabuk, pelaku RR melihat korban yang juga sebagai pacarnya itu yang sedang tidur, kemudian lelaki itu melakukan aksi bejatnya bersama dengan ketiga temannya. Karena korban tidak mau dan menolak sambil berteriak minta tolong, namun karena takut ketahuan, pelaku kemudian menutup mulut dan wajah korban dengan memakai selimut.

Korban Masih Dibawah Umur


Adapun korban diketahui berinisial NU. Korban merupakan gadis yang tinggal di desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara Halmahera Tengah (Halteng). Menurut keterangan dari akun Twitter Cahaya Timur, korban masih berusia di bawah umur, saat ini korban masih duduk di kelas 1 SMK. 

Baca Juga: Ini Potret Wajah Pelaku Pemerkosa Gadis di Bawah Umur hingga Meninggal Dunia di Halteng, Dipukul Massa dan Masuk ke Sel Polisi

Diperkosa Lebih dari 4 Orang dan Karyawan PT IWIP Halteng


Korban yang masih di bawah umur diketahui diperkosa oleh 12 orang pemuda. Awal informasi yang beredar korban diperkosa oleh 4 orang, dimana salah satu pelakunya adalah pacar korban sendiri yang berinisial RR,H, MS. Adapun pelaku diketahui merupakan karyawan PT IWIP Halteng.

Adapun SBS Sempat melarikan diri, berhasil diamankan tim Resmob Cokaiba, pada Sabtu (9/10/2021) sekitar pukul 17.05 WIT.

Baca Juga: Terungkap, Awal Mula Kasus Tiga Anak Diperkosa Ayahnya di Luwu Timur, Mengeluh Sakit di Bagian Kelamin

Korban Meninggal Dunia 


Korban mengalami organ intim korban bengkak dan mengalami sakit secara fisik dan juga psikologis. Korban alami sulit berjalan dan sulit bicara karena trauma yang sangat menyakitkan. Kemudian, korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Chasan Basaorie Ternate, dan akhirnya dinyarakan meninggal dunia pada Sabtu 16 Oktober 2021 jam 17.00 WIT.