Ini Potret Wajah Pelaku Pemerkosa Gadis di Bawah Umur hingga Meninggal Dunia di Halteng, Dipukul Massa dan Masuk ke Sel Polisi

Ini Potret Wajah Pelaku Pemerkosa Gadis di Bawah Umur hingga Meninggal Dunia di Halteng, Dipukul Massa dan Masuk ke Sel Polisi

Foto
Wajah Pelaku Pemerkosa Gadis di Bawah Umur di Halteng

Begini potret wajah pelaku pemerkosa gadis di Halmahera Tengah (Halteng). Korban diperkosa oleh pelaku yang diduga berjumlah 12 orang hingga meninggal dunia. Pelaku dipukul massa hingga akhirnya diamankan polisi masuk sel penjara. 

Pelaku pemerkosa gadis di bawah umur yang terjadi di Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) babak belur nyaris diamuk massa. Terlihat potret wajah pelaku nampak bonyok seperti bekas pukulan di bagian mata dan pipi.

Baca juga: Ini Sosok Gadis Korban Pemerkosaan Oleh 12 Orang di Halteng, Organ Intim Bengkak dan Meninggal Dunia 

Ditangkap Polisi


Setelah mendapat laporan, pihak kepolisian polres Halteng langsung meringkus pada pelaku. Polisi akhirnya berhasil menangkap 3 pelaku yang telah perkosa gadis bawah umur berinisial NU pada Sabtu 9 Oktober 2021. Pelaku ditangkap sehari setelah kejadian yakni pada Jumat 8 Oktober 2021. 

Wajah Bonyok Dipukul 


Dari media sosial terlihat jelas wajah-wajah pelaku pemerkosaan keji tersebut, seperti akun Twitter Cahaya Timur. Dari foto yang diunggah akun Twitter tersebut tampak wajah para pelaku bonyok di bagian mata dan pipi seperti sudah habis dipukuli.  

Kondisi Pelaku dalam Sel Penjara


Foto lain yang diunggah oleh akun Twitter Cahaya Timur, memperlihatkan dua pelaku nampak berlutut dengan tangan di atas kepala. Keduanya tampak telanjang dengan wajah lebam di dalam sel penjara menunggu hukuman yang setimpal. 

Baca juga: Ini Sosok Pelaku yang Perkosa Gadis Dibawah Umur Sehari Semalam, Ternyata Karyawan PT IWIP Halteng 

Keluarga Korban Ngamuk Nyaris Bakar Kantor Polisi  


Ratusan keluarga korban dikabarkan mendatangi Mapolres Halteng. Mereka mendesak agar polisi mengeluarkan pelaku dari sel untuk melihat jenazah korban yang telah diperkosa. Ratusan massa yang terdiri dari keluarga korban dan warga nyaris ricuh dengan aparat polisi karena tidak memenuhi permintaan. Massa bahkan nyaris membakar kantor polisi yang diduga menahan pelaku.