Dr Tirta Singgung Soal Konten Bagi-bagi Uang, Sebut Jangan Permalukan Orang

Dr Tirta Singgung Soal Konten Bagi-bagi Uang, Sebut Jangan Permalukan Orang

Foto
DR TIRTA MEMBAGIKAN TIPS ISOLASI MANDIRI COVID-19 (FOTO: INSTAGRAM/@DR.TIRTA)

Artis Baim Wong saat ini tengah menjadi perhatian publik setelah video marah-marahnya beredar luas. Dalam video tersebut, Baim Wong terlihat sedang memarahi seorang kakek yang disebutnya terus mengikuti dan meminta uang. Selain itu, Baim Wong juga tampak memberikan uang ke sejumlah orang di hadapan kakek-kakek tersebut.

Terkait hal tersebut Dokter Tirta atau dr Tirta kemudian memberikan komentar kepada orang yang suka bagi-bagi uang.

Baca Juga: Ini Alasan Kekek Suhud Datangi Baim Wong Ternyata Butuh Biaya Pengobatan

Tanggapan dr Tirta Bagi-bagi Duit


"Gini bosku, kalo kamu buat konten yang suka bagi-bagi uang, trus dikontenin kayak gitu, akan banyak orang yang ngikutin dirimu. Karena berharap, ya kan?" "Spam komen, spam DM, mungkin nyamperin rumah, atau nyamperin toko." ujar dr Tirta yang diunggah akun gosip pada Selasa (12/10/2021).

Baca Juga: Ini Pengakuan Baim Wong Soal Video Viral Tolak Beri Uang Untuk Kakek Suhud

Kemudian dia mengungkap jika ada yang ngikutin, kalo tidak suka ditegur, atau wajahnya diblur, namun tidak untuk dipermalukan.

"Nah kalo ada orang yang ngikutin, kalo sampean nggak suka ya tinggal tegur. Kalo sampean mau viralin orangnya, ada etikanya diblur. Negur tapi tidak sampai mempermalukan karena bahaya," sindir dr Tirta. "Kecuali memang niatnya dalam hati memang sengaja ngontenin."

Dalam hal ini dr Tirta menceritakan bahwa pengalamannya sendiri pernah diikuti orang yang meminta bantuan. Selama ini dr Tirta mengaku juga pernah kesal, tetapi memilih untuk tidak membongkar identitas pelaku.

Baca Juga: Ini Video Pengakuan Kakek Suhud, Orang Tua yang Dimarahi Baim Wong Ternyata Jualan Buku

"Kayak gua, gua nggak suka toko gua pernah disamperin. Empat atau lima kali ada orang seperti itu. Gua tolak secara halus," terang dr Tirta. "Kalo udah keterlaluan, WA telemedicine yang buat pasien gue jawab dijapri, gue sensor nomornya, gue sensor profpic-nya."

"Karena gue mau ngingetin, bukan mempermalukan. Itu dua hal yang sangat berbeda," tandasnya. "Semoga dipahami buat yang bikin konten kayak gituan."