Profil dan Biodata Juliandi Tigor Simanjuntak, Pegawai Eks KPK yang Dipecat Ternyata Ahli UU Antikorupsi kini Jualan Nasi Goreng

Profil dan Biodata Juliandi Tigor Simanjuntak, Pegawai Eks KPK yang Dipecat Ternyata Ahli UU Antikorupsi kini Jualan Nasi Goreng

Foto
Juliandi Tigor Simanjuntak (foto: linkedin.com)

Nama Juliandi Tigor Simanjuntak mendadak menjadi sorotan publik pasca dirinya dikabarkan dipecat sebagai pegawai KPK dan memilih jualan nasi goreng. Banyak publik memburu profil dan biodata Juliandi Tigor Simanjuntak untuk mengenalinya lebih jauh.

Nah, kali ini Tim Correcto.id akan coba menyajikan profil dan biodata Juliandi Tigor Simanjuntak. Berikut ulasannya:

Baca Juga: Ikatan Alumni Al-Azhar Mesir Apresiasi Polri yang Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lolos TWK

1. Profil Juliandi Tigor Simanjuntak

Juliandi Tigor Simanjuntak yang berasal dari Bekasi, Jawa Barat merupakan mantan fungsional Biro Hukum KPK. Pria berdarah Batak itu sering kali menjadi perwakilan KPK dalam menghadapi praperadilan yang diajukan oleh para tersangka korupsi.

Diketahui juga, Juliandi yang merupakan lulusan S2 ilmu hukum Universitas Indonesia itu merupakan pemegang sertifikat FPCA (Foreign Corruption Practices Act). 

Sertifikat FPCA yang merupakan regulasi antikorupsi milik Amerika Serikat itu didapatkan Juliandi dengan belajar langsung di AS. Sertifikat itu diterbitkan Departement of Justice AS.

Baca Juga: Awal Mula Akun Instagram Azis Syamsuddin Diserbu Para Netizen Usai Ditetapkan Tersangka oleh KPK

2. Biodata Juliandi Tigor Simanjuntak


Nama Lengkap
Juliandi Tigor Simanjuntak
Nama Panggilan
Juliandi
Tempat Tanggal Lahir
Belum Diketahui
Asal
Bekasi, Jawa Barat
Umur
Belum Diketahui
Agama
Kristen
Pendidikan
Sarjana Hukum UNPAR (1999-2004), Magister Hukum UI (2009-2012)
Pekerjaan
Jualan Nasi Goreng
Status
Belum Diketahui

3. Pegai KPK Banting Setir Menjadi Jualan Nasi Goreng

Juliandi yang sebelumnya bekerja sebagai fungsional Biro Hukum KPK kini harus banting setir menjadi jualan nasi goreng. Pasalnya dirinya dipecat Ketua KPK, Firli Bahuri gara-gara TWK. Juliandi pun akhirnya menjadi salah satu dari 57 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus TWK.

Dirinya sebagai penjual nasi goreng juga sempat diunggah mantan Penyelidik KPK, Aulia Postiera di akun Twitter-nya (@paijodirajo) pada Minggu (10/10/2021). Dalam unggahan itu terlihat Tigor bersama dengan mantan pegawai KPK lainnya, Chriestie Afriani, di depan gerobak nasi goreng miliknya.

"Juliandi Tigor Simanjuntak nama lengkapnya, mantan Fungsional Biro Hukum KPK. Aktivis gereja yang rendah hati. Sesuai namanya, dia lelaki yang tegar dan penuh semangat. Sementara ini, mengisi harinya dengan jualan nasi goreng di dekat rumahnya," kata Aulia Postier.

Baca Juga: Awal Mula Firli Bahuri Berada di Jambi, Saat BEM SI Geruduk Kantor KPK

Aulia Postier menyebutkan dedikasi rekannya dalam memberantas korupsi bersama KPK selama belasan tahun, dianggap tak dihargai oleh tes yang berlangsung selama dua hari.

"Dedikasinya selama belasan tahun dihancurkan hanya dengan dua hari tes yang terbukti telah melanggar HAM, serta terdapat maladministasi dan pelanggaran etik," katanya.

Aulia Postier juga menuturkan, nasi goreng buatan Tigor lebih lezat dari buatan Ketua KPK Firli Bahuri yang sempat menggelar pertemuan dengan awak media, dengan memasak nasi goreng.

Dia pun turut membubuhkan foto Firli Bahuri saat memasak nasi goreng.

"O iya, nasgor ala Bang Tigor tentunya jelas lebih lezat dan profesional jika dibandingkan dengan nasgor abal-abal yang cuma modal pencitraan ini. Sukses dan semangat terus, Bang Tigor!" katanya.

Sementara Chriestie Afriani dalam akun Twitter-nya, @chrstafrn pada Minggu kemarin, bercerita kalau dirinya datang ke tempat jualan nasi goreng Tigor bersama sang suami.

"Tadi aku datang sama suami, kebetulan di sana ada istri beliau juga. Masing-masing kami saling mengenalkan ‘ini temenku, geng 57 juga’ senang sekali rumahku dekat sama warung Nasi Goreng KS Rempah usaha Bang Tigor ini, sambil makan bisa sekalian gosip juga deh," tulis Chriestie Afriani.