Profil dan Biodata Aab Elkarimi, Tiktoker yang Singgung Komen Deddy Corbuzier soal Santri Dengarkan Musik

Profil dan Biodata Aab Elkarimi, Tiktoker yang Singgung Komen Deddy Corbuzier soal Santri Dengarkan Musik

Foto
Aab Elkarimi (foto: Instagram/ @aab_elkarimi)

Aab Elkarimi mendadak mendadak jadi sorotan akibat singgung komentar Deddy Corbuzier soal santri dengarkan musik di postingan akun Instagram @diaz.hendropriyono. Akibat itu, banyak publik ingin mengenal lebih jauh Aab Elkarimi. Berikut profil dan biodata Aab Elkarimi:

1. Profil dan Biodata Aab Elkarimi

Nama Lengkap
Aab Elkarimi
Tempat Tanggal Lahir
Belum Diketahui
Umur
Belum Diketahui
Agama
Islam
Alamat
Belum Diketahui
Status
Menikah
Nama Istri
Evi Yustia
Akun Instagram
@aab_elkarimi
Akun TikTok
@aabelkarimi
YouTube
Aab Elkarimi

Baca Juga: Video Viral Sekelompok Santri Tutup Telinga saat Dengarkan Musik, MUI: Jaga Hafalan Al-Quran

2. Seorang video kreator

Menurut penelusuran Correcto.id dari sejumlah akun media sosial milik Aab Elkarimi. Pria tamatan masgister arsitektur di Universitas Diponegoro itu seorang video kreator yang membahas isu sosial, politik dan agama.

Aab Elkarimi juga terlihat sering memberikan edukasi-edukasi kepada anak muda seperti hal tentang narkoba. Dirinya mengajak agar anak muda Indonesia menjahui narkoba.

3. Penulis buku 'Saatnya Mahasiswa Berkhilafah,

Sejak mahasiswa, Aab Elkarimi menulis sebuah buku berjudul ‘Saatnya Mahasiswa Berkhilafah’. Buku itu sempat mendapat kritikan dari Muhammad Makmun Rasyid yang juga penulis buku ‘HTI, Gagal Paham Khilafah’.

Makmun mengatakan, bahwa, buku Aab tidak memadai, refensianya tidak memadai. Apa pun istilahnya, mau tanggapan atau apa? Yang jelas, menurut Makmun, dari sisi metodologi saja sudah bisa dilihat.

Baca Juga: Awal Mula Ustaz Sofyan Chalid Sebut Wisata ke Candi Borubudur Hukumnya Haram

“Kalau buku saya sudah jelas, metodologinya maudhu’i dan hermeneutika. Buku Aab ini tidak jelas. Padahal, kalau bicara ideology, antara HTI dengan NU itu hampir sama. Bedanya pada tataran negara khilafah saja. Coba kalau HTI tanpa khilafah, sudah jadi orang NU. Karena setiap hari bicara khilafah, akhirnya tidak jadi NU,” demikian canda Makmun.

Kritik lain Makmun, kalau membuat buku harus ilmiah. Misalnya, ketika mengutip satu hadits, maka, sebaiknya disarahi atau diberikan penjelasan. Rasulullah itu ilmiah. “Ada buku dengan model tulisan seperti buku Aab, misalnya Tan Malaka. Akhirnya menjadi buku  seperti seorang bapak menasehati anaknya,” kata Makmun.

4. Singgung komenter Deddy Corbuzier


Sebelumnya, Aab Elkarimi terlihat menyinggung komenter Deddy Corbuzier yang terlihat di postingan akun Instagram @diaz.hendropriyono. 

Dalam postingan itu, terlihat sekelompok santri antri ingin vaksin. Pada saat itu juga, sekelompok santri itu terlihat menutup telinganya agar mereka tidak mendengar suara musik. 

"Sementara itu .... Kasian, dari kecil sudah diberikan pendidikan yg salah. There's nothing wrong to have a bit of fun !!" tulis @diaz.hendropriyono sebagai caption unggahannya.

Melihat postingan itu, Deddy Corbuzier pun langsung meninggalkan komentar. Deddy mengatakan mungkin para santri itu sedang memakai airpod.

"Mungkin mrk lagi pakai airpod... Terganggu.. Ye kaaaan," tulis Deddy Corbuzier seperti dilihat Correcto.id, Selasa (14/9/2021).

Baca Juga: Ini Alasan Ayah Taqy Malik Nikahi Marlina Octoria, Model Dewasa yang Viral Karena Dugaan Seks Anal

Komentar itupun langsung ditanggapi Aab Elkarimi dan mengatakan harusnya Deddy memaklumi dan menghargai bukan mendukung postingan yang menyalahkan penghafal apa lagi sampai nyinyir.

"Deddy Corbuzier komentar di postingan Diaz Hendropriyono soal penghafal Qur'an yang menutup telinga dari musik ketika ngantri vaksin, tapi sayangnya komentarnya kayak gini. Padahal seandainya ada empati dan pernah berinteraksi dengan para penghafal Qur'an. Mereka memang harus memilah apa yang perlu mereka dengar."

"Mereka harus minimalkan distraksi dan fokus mengejar hafalan karena kan yang dihafal bukan main-main. Kalamullah sesuatu yang paling berharga bagi kaum muslimin. Dan dari kesungguhan para hafidzlah yang ini menjadikan salah satu rahasia bagaimna orisinalitas Alqur'an terjaga hingga hari ini. Memang ada perbedaan pendapat soal musik dan harusnya justru kaum yang ngakunya paling smart people memaklumi dan menghargai bukan malah mendukung postingan yang menyalahkan penghafal apalagi sampai nyinyir, kan gak gitu smart people," kata Aab Elkarimi.

@aabelkarimi

Ye kan?? ##smartpeople ##deddycorbuzier ##penyerukebaikan ##aabelkarimi ##penghafalquran

♬ Fragile - George Skaroulis