Kibarkan Bendera Putih, Warga Tanah Abang dan Bali Tak Sanggup Beli Makan Akibat PPKM

Kibarkan Bendera Putih, Warga Tanah Abang dan Bali Tak Sanggup Beli Makan Akibat PPKM

Foto
Tangkap Layar Warga Tanah Abang KIbarkan Bendera Putih (foto: @merekamjakarta)

Setelah berjalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selawa dua pekan dan diperpanjan lagi hingga 25 Juni, banyak warga mengibarkan bendera putih seperti di Tanah Abang, Jakarta Pusat dan Bali akibat tidak sanggup beli makan.

Di Tanah Abang, bendera putih itu terpasang tepatnya di seberang Blok B. Pengebiran bendera putih itu dilakukan pedagang Tanah Abang melambangkan seluruh pedagang menyerah dari kebijakan PPKM.

Baca Juga: Viral Video Warga Pukuli Seorang Pria Karena Positif Covid-19

Tidak hanya Tanah Abang, di Bali juga melakukan hal yang sama yakni mengibarkan bendera putih. Sejumlah warga di Pulau Dewata yang mengibarkan bendera putih di depan rumahnya itu sebagai pertanda tidak sanggup membeli makan.

Diketahui, pengibaran bendera putih itu merupakan program dari komunitas Buleleng Sosial Community (BSC). Hal itu bertujan agar bantuan sembako tepat sasaran kepada orang-orang yang tidak sanggup lagi beli makan.

BAca Juga: Sosok dan Fakta Lengkap Penggagas Gerakan 'Jokowi End Game', Pakar Politik: Terindikasi Berasal dari Organisasi Terlarang


Seperti yang kita ketahui, PPKM Darurat di Jawa dan Bali berlaku sejak tanggal 11 Juni. Ekonomi warga pun langung menurun derastis akibat tempat mata pencariannya harus ditutup akibat kebijakan PPKM tersebut.

Baca Juga: Kisah Haru Bocah Usia 10 di Kutai Barat, Yatim Piatu Setelah Ibu dan Ayah Meninggal Akibat Covid-19

Untuk saat ini hanya bisa berdoa dan mematuhi prokes agar pandemi ini cepat bisa teratasi agar kita dapat menjalankan aktivitas seperti biasanya. Anggap ini sebagai bentuk perjuangan kita melawan corona untuk tidak makin meluas menyebar. Tetap semangat Guys!