Ivermectin jadi Obat Terapi Covid-19, Erick Thohir: Ini Game Changer Terbaru

Ivermectin jadi Obat Terapi Covid-19, Erick Thohir: Ini Game Changer Terbaru

Ekel Suranta Sembiring
2021-06-29 03:02:12
Ivermectin jadi Obat Terapi Covid-19, Erick Thohir: Ini Game Changer Terbaru
Konferensi Pers Persetujuan Pelaksanaan Uji Klinik (PPUK) Ivermectin (foto: istimewa)

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) segera melakukan uji klinis untuk Ivermectin yang akan jadi obat terapi Covid-19. Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, langkah itu akan menjadi game changer terbaru agar Indonesia bisa mengendalikan pandemi.

"Percepatan uji klinik yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap Ivermectin sebagai terapi pencegahan dan penyembuhan pasien COVID-19 dapat menjadi game changer bagi Indonesia untuk mengendalikan pandemi ini," kata Erick saat konferensi pers persetujuan pelaksanaan uji klinik (PPUK) Ivermectin, Senin (28/06/2021).

Baca Juga: Ini Prestasi dan Gebrakan Jokowi yang Wajib Kamu Tahu, Bahkan Diakui Dunia

Erick mengatakan, ketika uji klinis selesai dilakukan dan izin edar sudah dikeluarkan BPOM, maka obat tersebut siap diproduksi besar-besaran dalam waktu singkat. Bahkan, Erick mengaku persiapan sudah dilakukan PT Indofarma (Persero) untuk memproduksi obat Ivermectin secara massal.

Erick melanjutkan, Ivermectin menjadi obat terapi yang murah bagi rakyat, terlebih Indofarma sudah menyiapkan produksi sebesar 4,5 juta tablet per bulan. 

Baca Juga: PAN: Erick Thohir Tokoh Potensial Capres 2024

"Jika uji klinis BPOM selesai dan sudah keluar izin edarnya sebagai tanda bahwa obat Ivermectin ternyata baik untuk kita semua, maka produksi ini akan kita genjot demi mengurangi dengan cepat kasus positif covid-19," lanjut Erick.

Soal harga obat ini juga perhatian utama Erick. Dirinya berusaha agar harga obat ini murah agar masyarakat yang lebih memprioritaskan kebutuhan-kebutuhan pokok di tengah pandemi ini tidak lagi terbebani dengan harga obat yang mahal. Rencana harga obat terapi Ivermectin akan dibanderol dengan harga antara Rp5 ribu hingga Rp7 ribu setiap tabletnya.

Baca Juga: Sosok dan Fakta Lengkap Nasib Hamli Ndigani, Bocah SD yang Tanya ke Soeharto, “Kenapa Presiden Cuma Satu?”

Dengan harga obat yang murah dan terjangkau, Erick meyakini rakyat akan bisa mendapatkannya dengan mudah dan tidak akan menjadi beban, terlebih untuk pencegahan terhadap covid-19, tidak perlu selalu dikonsumsi dan hanya 2-3 tablet. 

"Begitu pula untuk penyembuhan. Semoga ikhtiar kita untuk membuat rakyat kita sehat dan Indonesia terbebas dari pandemi ini segera terwujud," ungkap Erick.


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00