Fakta dan Kronologi Debt Collector Kroyok Prajurit TNI dan Mobilnya Dirampas saat Antar Penumpang Sakit Jantung

Fakta dan Kronologi Debt Collector Kroyok Prajurit TNI dan Mobilnya Dirampas saat Antar Penumpang Sakit Jantung

Alpandi Pinem
2021-05-09 10:42:17
Fakta dan Kronologi Debt Collector Kroyok Prajurit TNI dan Mobilnya Dirampas saat Antar Penumpang Sakit Jantung
Tangkap Layar Video Prajurit TNI Dikeroyok Orang Tidak Dikenal (foto: Instagram/@infokomando)


Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan sebuah video memperlihatkan seorang prajurit TNI dikeroyok sekelompok orang tidak dikenal diduga debt collector (DC) dan merampas mobilnya saat hendak mengantar tetangganya yang tengah sakit menggunakan mobil.

Video prajurit TNI dikeroyok debt collector tersebut diunggah pengguna akun Instagram @infokomando, sekelompok orang diduga DC itu berusaha merampas paksa kendaraan yang dikemudikan oleh anggota TNI bernama Serda Nurhadi dari Kodim Jakut.

“Mata Elang Merampas Kendaraan dan Mengeroyok Anggota TNI" tulis akun @infokomando.

Baca Juga: Viral Video Prajurit TNI Dikeroyok dan Mobilnya Dirampas saat Antar Penumpang Sakit Jantung

Adapun kejadian tersebut diketahui berawal pada Kamis (6/5/2021) sekitar pukul 14.00 WIB, Serda Nurhadi yang berada di Kantor Kelurahan Semper Timur mendapat laporan dari anggota PPSU yang melihat ada kendaraan yang dikerubuti oleh kurang lebih 10 orang, sehingga menyebabkan kemacetan.

Terdapat di dalam mobil tersebut, terdapat anak kecil dan seorang yang sakit, juga terdapat paman dan bibi pemilik mobil, sehingga Serda Nurhadi berinisiatif mengambil alih kemudi mobil untuk mengantarkan mereka ke rumah sakit melalui Jalan Tol Koja Barat.

Kemudian di perjalanan, mobil tetap dikerubuti kelompok penagih utang tersebut. Sehingga Serda Nurhadi beralih membawa mobil tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara karena melihat kondisi kurang bagus tersebut.

Baca Juga: Segera Ditangkap, Debt Collector Kroyok Prajurit TNI dan Mobilnya Dirampas Terindentifikasi

“Serda Nurhadi sebagai Babinsa terpanggil membantu warga yang sedang sakit untuk di bawa ke RS, dan Serda Nurhadi sendiri tidak mengetahui kondisi mobil tersebut bermasalah,” kata Kapendam Jaya. Mobil yang dikemudikan tersebut yakni Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih dan bukan milik Serda Nurhadi.

Terkait aksi tersebut, Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya bereaksi dengan mengecam tindakan penagih utang yang merampas kendaraan mobil saat dikemudikan anggota Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Nurhadi ketika mengantar orang sakit.

“Satuan TNI AD khususnya Kodam Jaya, tidak mentolerir atas perlakuan dari pihak penagih utang yang secara arogan mengambil paksa kendaraan yang dikemudikan Serda Nurhadi sebagai Babinsa, yang akan menolong warga sakit dan memerlukan pertolongan untuk dirawat di Rumah Sakit,” ujar Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga: Ngeri! Seorang Bocah Nekat Ledakkan Petasan di Mulut, ini Videonya

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Guruh Arif Darmawan mengatakan, jajaran satuan reserse kriminal sudah mengindentifikasi dan masih mengejar para pelaku di lapangan.

"Pelaku dalam pengejaran anggota kami. Anggota kami masih bekerja di lapangan," kata Guruh, Minggu (9/5/2021).


Share :