Detik-detik evakuasi korban penembakan OPM DI Papua. Dilihat dari video yang beredar terlihat TNI yang terkena tembakan oleh OPM langsung di evakuasi menggunakan helikopter dan langsung mendapatkan perawatan dari tenaga medis.
TNI/Polri hingga kini masih melakukan pengejaran terhadap kelompok pro-kemerdekaan Papua yang terlibat baku tembak dalam konflik bersenjata terbaru di Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, yang membuat jenderal bintang satu TNI meninggal dunia.
Pasalnya Kepala BIN Daerah Papua (Kabinda Papua) Brigjen I Gusti Putu Danny Karya Nugraha gugur akibat ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua. TPNPB OPM mengaku melakukan penembakan.
Baca Juga: Detik-detik Tertangkapnya Babi Ngepet, Netizen: Kok Bisa Putar Balik
Usai adanya insiden tersebut TNI - Polri terus melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis bersenjata OPM.
Dalam pengejaran tersebut, 2 Anggota Brimob terluka dan 1 gugur. Sedangkan untuk kelompok OPM informasinya 5 orang dinyatakan tewas tertembak.
Lebih lanjut kelompok pro-kemerdekaan Papua, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengeklaim "bertanggung jawab" atas penembakan itu, seperti diutarakan oleh juru bicara TPNP-OPM Sebby Sambom.
"TPNPB bertanggung jawab atas penembakan itu karena wilayah itu wilayah perang dan TPNPB sudah umumkan bahwa wilayah perang kami adalah Puncak Jaya, Lani Jaya, Ndugama, Timika dan Tembagapura," ujar Sebby.
Sebby Sambom menambahkan ungkapan 'peluru nyasar' itu merupakan sindiran. TPNPB OPM mengakui sudah melakukan pengincaran.
"Bukan peluru nyasar, itu target dan incaran TPNPB. Itu hanya bahasa sindiran, karena TNI Polri bilang kena peluru nyasar," kata Sebby Sambom.
Sebelumnya diberitakan, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha gugur saat terjadi kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kontak tembak itu terjadi saat satgas BIN dan Satgas TNI/Polri melakukan patroli.
Baca Juga: Dapat Asimilasi dan Bebas dari Penjara, Petinggi Sunda Empire Siap Bikin Podcast
Jenazah Kabinda Papua sudah dievakuasi. Jenazah akan diterbangkan ke Jakarta untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.
"Saat ini telah dilaksanakan proses evakuasi dari lokasi kejadian dan besok pagi direncanakan akan dibawa ke Timika yang kemudian diterbangkan ke Jakarta guna dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata dan dinaikkan pangkatnya secara anumerta menjadi Mayor Jendral," kata dia.