4 Jenis Nyamuk Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Nyamuk Anopheles

4 Jenis Nyamuk Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Nyamuk Anopheles

Ekel Suranta Sembiring
2020-11-05 17:50:15
4 Jenis Nyamuk Berbahaya di Dunia, Salah Satunya Nyamuk Anopheles
Anopheles (foto: scientistsagainstmalaria)

Nyamuk merupakan salah satu hewan paling dihindari. Maka dari itu, banyak manusi membuat berbagai peralatan untuk membunuh dan membasmi nyamuk.

Dari 3.000 spesies nyamuk yang tersebar, beberapa diantaranya bisa menyebabkan berbagai penyakit. Mulai dari yang paling ringan seperti gatal-gatal, hingga yang mematikan seperti malaria dan demam berdarah. 

Berikut jenis-jenis nyamuk yang dicap sangat berbahaya bagi manusia:

Baca Juga: 6 Hewan Ini Punya Cara Kawin yang Unik, Ada yang Harus Disodorkan Tontonan Porno Dulu Lho!

1. Aedes


Aedes (foto: sehatq)

Nyamuk Aedes biasanya berkembang biak di daerah tropis karena mereka hanya bisa bertelur di cuaca yang hangat. Oleh karena itu, mereka biasanya menyerang di pagi hingga sore hari, di mana masih ada cahaya matahari. Karakteristik utama dari nyamuk Aedes adalah tubuhnya yang berbintik-bintik putih. 

Nyamuk ini dapat menularkan berbagai macam penyakit. Jenis spesies yang sering kita ketahui adalah Aedes aepypti, penyebab sakit demam berdarah. Selain itu, nyamuk Aedes juga bisa menularkan penyakit zika, chikungunya, dan lain-lain. 

2. Anopheles


Anopheles (foto: scientistsagainstmalaria)

Anopheles sering dikenal sebagai nyamuk rawa. Menurut Mosquito World, genus ini memiliki sekitar 460 spesies yang berbeda. Mereka hanya bisa bertelur di air yang bersih seperti rawa, sawah, kolam, hingga bak di kamar mandi. Kamu bisa mengenali nyamuk Anopheles dari tubuhnya yang pucat dengan sayap berwarna gelap. 

Berbeda dengan Aedes, nyamuk ini biasanya menyerang saat malam hari, baik di luar maupun di dalam ruangan. Mereka terkenal bisa menularkan penyakit malaria yang mampu membunuh jutaan orang tiap tahunnya. 

Baca Juga: 5 Anjing Unik ini akan Membuat Diri Mu Ingin Pelihara

3. Psorophora


Psorophora (foto: Wikipedia)

Jenis nyamuk yang sangat ini memiliki ukuran yang sangat besar jika dibandingkan dengan genus lainnya. Lebar sayapnya sekitar tujuh hingga sembilan milimeter. Biasanya mereka suka menghisap darah mamalia, termasuk manusia. Mereka dikenal sangat agresif dan mampu terbang berkilo-kilometer hanya untuk mencari mangsa. 

Dilansir dari Mosquito Taxonomy Inventory, Psorophora adalah sebab utama dari penularan arbovirus. Gejalanya terlihat seperti flu sedang hingga parah dan bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi.

Baca Juga: 5 Jenis Kucing Unik di Dunia, Lucu dan Cocok Dipelihara 

4. Mansonia


Mansonia (foto: lookseek)

Ciri-ciri utama dari Mansonia adalah tubuhnya besar, berwarna hitam atau cokelat, dan terdapat kilauan di sayapnya. Mereka hanya bisa berkembang biak di air yang memiliki tumbuhan air, seperti danau dan rawa-rawa. Ini karena Mansonia menempelkan telurnya di sekitar tumbuhan tersebut.

Menurut penelitian dari Journal of Medical Entomology 2013, Mansonia adalah penyebab dari penularan demam rift valley baik pada hewan ternak maupun manusia. Cara mencegah pertumbuhan populasi Mansonia adalah dengan membasmi tumbuhan liar di perairan.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00