Klaim sepihak pemerintah China atas Laut China Selatan berdasarkan nine dash membuat beberap negara khawtir meningginya suhu konflik di wilayah tersebut. Perang dingin antara China dengan Amerika yang juga masih belum mereda memungkin perang terbuka natar dua negara terjadi di Laut China Selatan.
Baca juga: Anji Dilaporkan ke Polisi sebab Dugaan Penyebaran Berita Bohong
China dan Amerika memang tengah bersitegang dalam beberapa persoalan. Terkait sikap klaim sephak China di Laut China Selatan dinali Amerika sebagai pelanggaran berat hukum internasional. Hal tersebut dinayatak oleh Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo.
Menanggapi hal tersebut pemerintah China pun mengecam pernyataan tersebut. Sebuah laporan bahakn mengatakan bahwa China akan langsung menyerang dengan serangan balasan jika terjadi insiden dengan tentara militer Amerika Serikat.
Kondisi tersebut pun dinilai Wakil Ketua MPR Syarief Hasan berpotensi terjadi perang terbuka antar kedua negara di wilayah Laut China Selatan. Sebab itu Syarief meminta agar pemerintah Indonesia bersiap dan waspada.
"Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terhadap Natuna Utara ," kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta Senin, 3 Agustus 2020.
Baca juga: Fakta Uji Klinis Vaksin COVID-19, Ridwan Kamil Rela Jadi Relawan Uji Coba
Anggota Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan ini menegaskan agar pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap Natuna Utara .
"Indonesia tidak menginginkan terjadi adanya perang terbuka di Laut China Selatan karena seluruh negara Asia Tenggara akan merasakan dampaknya, termasuk Indonesia. Sehingga, untuk itu perlu perhatian khusus dalam membangun kekuatan militer untuk meminimalisir bahkan mencegah terjadi perang terbuka," ujar Syarief Hasan.
Sumber: Ringtimes, Portal Jember