Soal Evaluasi Program Organisasi Penggerak, PGRI: Pak Mendikbud Gak Jelas

Soal Evaluasi Program Organisasi Penggerak, PGRI: Pak Mendikbud Gak Jelas

Dedi Sutiadi
2020-07-28 21:42:48
Soal Evaluasi Program Organisasi Penggerak, PGRI: Pak Mendikbud Gak Jelas
Ketum PB PGRI Unifah Rosyidi. (pgri.or.id)

Ketua Umum PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi menanggapi rencana Mendikbud Nadiem Makarim dalam mengevaluasi Program Organisasi Penggerak (POP). Dirinya menilai apa yang disampaikan terkait evaluasi POP oleh Mendikbud Nadiem tidak jelas. 

"Monggo lah itu kewenangan kementerian. Tapi pernyataan Pak Mendikbud kurang jelas. Dia hanya mengatakan 'tenang saja semua yang ada akan tetap diikutkan, jangan khawatir', tanpa kejelasan substansinya," kata Unifah saat dihubungi melalui telepon pada Senin 27 Juli 2020.

Unifah lanjut mengkritik Menteri Nadiem soal durasi waktu evaluasi dan pelaksanaan program. Menurtunya Nadiem perlu memikirkan ulang hal tersebut. Selain itu ia juga mengomentari soal desain dan subtasni program POP yang belum jelas. 

"Kalau dilihat dalam evaluasi, beliau juga bilang dalam waktu 3 sampai 4 minggu ini. Bayangkan 3, 4 minggu itu sudah bulan September. Program ini mau berjalan kapan. Itu satu," ucap Unifah.

Baca juga: Kematian Pasien COVID-19 di Surabaya Tinggi, Dokter: Ventilator Terbatas

"Kedua lalu program ini sudah ada desainnya belum tentang substansinya apa yang akan dilatihkan, sudah melakukan analisisnya sudah belom, dengan metode apa. Jadi kami tetap berkeyakinan bahwa program ini kalau Kementerian mau dengar saran kami, ya dievaluasi dulu sampai tahun depan," ujar Unifah.

Unifah lanjut menyarankan agar Menteri Nadiem tidak perlu memaksakan progran tersebut tahun ini. Menurutnya, lebih baik Kemendikbud fokus pada evaluasi danpersiapan program pada tahun ini, dan baru dilaksanakn tahun depan. 

Baca juga: Aksi Tolak Reklamasi Ancol, Pendemo: Kami Kasih Telur Busuk Karena Anies Lakukan Hal Busuk

"Tahun ini baiknya eval semua rancangan sampai programnya apa yang akan disampaikan jadi jelas monitoringnya apa, baru dilaksanakan. Dibuat rekrutmen baru lagi tahun depan," kata Unifah.

Diberitakan sebelumnya, Program Organisasi Penggerak (POP) yang digagas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat gaduh publik belakangan ini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim berjanji mengevaluasi program ini bersama pakar pendidikan hingga organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Kemendikbud telah memutuskan untuk melakukan proses evaluasi lanjutan untuk menyempurnakan Program Organisasi Penggerak. Proses evaluasi lanjutan ini akan melibatkan berbagai macam pakar pendidikan dan berbagai organisasi masyarakat dan lembaga-lembaga pendidikan," kata Nadiem saat konferensi pers yang disiarkan akun YouTube Kemendikbud RI, Jumat 24 Juli 2020.


Sumber: detikcom


Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00