9 BUMN Ini Bentuk Ekosistem Pasar Digital UMKM, saat Memasuki New Normal

9 BUMN Ini Bentuk Ekosistem Pasar Digital UMKM, saat Memasuki New Normal

Ahmad
2020-06-17 14:41:03
9 BUMN Ini Bentuk Ekosistem Pasar Digital UMKM, saat Memasuki New Normal
Peresmian PaDi UMKM dilakukan di Jakarta Senin 15 Juni 2020 kemarin dengan dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir, sekaligus dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dari 9 BUMN yang terlibat dalam pengembangannya, yaitu BRI, Telkom, Pertamina, Pupuk Indonesia, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya, dan Wijaya Karya. Foto: Istimewa

Sebagai langkah mendukung Kementerian BUMN dalam mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bertahan di masa pandemik, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bersama 8 perusahaan BUMN lainnya membentuk ekosistem Pasar Digital UMKM yang diberi nama PaDi UMKM.

Peresmian PaDi UMKM dilakukan di Jakarta Senin 15 Juni 2020 kemarin dengan dipimpin langsung Menteri BUMN Erick Thohir, sekaligus dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dari 9 BUMN yang terlibat dalam pengembangannya, yaitu BRI, Telkom, Pertamina, Pupuk Indonesia, Pegadaian, PNM, PP, Waskita Karya, dan Wijaya Karya.

Baca Juga: Perusahaan Farmasi Inggris, AstraZeneca Mengaku Miliki Vaksin Covid 19, Benarkah?

Baca Juga: PHK Karyawan, Grab Jadikan Laptop Kado Perpisahan

“Situasi COVID-19 ini membawa dampak yang cukup signifikan terhadap sektor UMKM, berbeda kondisinya pada tahun 1998, di mana UMKM justru dapat bertahan. Demi membantu UMKM, anggaran belanja BUMN sampai dengan Rp14 miliar diprioritaskan pada sektor UMKM. Dan saya yakin dengan adanya platform PaDi UMKM ini dapat memperluas channel UMKM serta membantu mempersiapkan UMKM dalam memasuki new normal melalui transaksi yang akan banyak dilakukan secara digital,” ujar Erick.

Sekedar informasi, PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN guna mengoptimalkan, mempercepat, dan mendorong efisiensi transaksi belanja BUMN pada UMKM, serta memperluas dan mempermudah UMKM mendapatkan akses pembiayaan. Platform tersebut juga akan membantu monitoring belanja BUMN pada UMKM.


Share :