Ini 5 Makanan Lezat Khas Suku Dayak yang Wajib Kamu Coba

Ini 5 Makanan Lezat Khas Suku Dayak yang Wajib Kamu Coba

Ekel Suranta Sembiring
2020-05-22 15:59:22
Ini 5 Makanan Lezat Khas Suku Dayak yang Wajib Kamu Coba
Bangamat (foto: Backpacker Jakarta)

Suku Dayak merupakan salah satu suku asli Indonesia yang dikenal dengan ilmu mistisnya. Dibalik itu, terdapat beberapa kuliner yang lezat, sayang bila tidak mencicipi ketika berkunjung ke daerah Suku Dayak tersebut.

Berikut 5 Kuliner lezat dari Suku Dayak dirangkum Correcto.id dari berbagai sumber:

1. Kue Dange


Kue Dange (foto: borneos)

Kue khas Dayak ini banyak sekali digemari, tidak hanya oleh penduduk Asli, melainkan juga para wisatawasan yang berkunjung ke daerah Kalimantan. Kue dange biasanya disajikan sebagai cemilan di tengah kehangatan keluarga atau saat pesta atau acara yang lainnya.

Kelezatan kue ini akan membuat mereka yang mencoba selalu ketagihan atas rasa gurih yang dimilikinya. Terbuat dari bahan utama parutan kelapa, yang kemudian dicampur dengan tepung dan sedikit gula, tak heran kalau kombinasi rasanya pas sekali. Ada gurih, manis, dan sedikit renyah. Untuk memanggang kue ini, Anda mungkin memerlukan sebuah pemanggang khusus.

2. Juhu Singkah


Juhu Singkah (foto: Borneonews)

Dalam bahasa asli Dayak Ngaju yang digunakan, maka makanan ini biasa disebut Juhu Singkah. Sementara dalam bahasa Dayak Maayan, maka Juhu Singkah lebih dikenal sebagai Uwut Nang’e, yang memiliki arti Rotan Muda.

Bahan baku yang banyak ditemui di daerah Kalimantan tengah ini membuat Juhu Singkah menjadi makanan yang mudah diolah. Bahkan masyarakat tidak perlu bersusah payah untuk menanam umbut rotan, karena tanaman ini bisa ditemui di hutan-hutan.

Untuk pengolahannya pun mudah, umbut rotan dipotong dengan ukuran kecil-kecil. Sebelumnya tentu dibersihkan dengan membuang kulitnya. Lalu, untuk masak rotan muda ini dicampurkan dengan bahan lain seperti terong asam dan ikan jenis ikan baung.

Tak heran dengan tambahan bahan ini membuat rasa Juhu Singkah semakin lengkap, dengan rasa manis dan gurih yang berasal dari ikan, serta rasa asam yang semakin melengkapi cita rasa makanan khasa Dayak ini.

Juhu Singkah Makanan Khas Suku Dayak, Ini Resep dan Cara Membuatnya

3. Tempoyak Buah rasa Durian


Tempoyak Buah rasa Durian (foto: GoTravelly)

Bagi Anda pecinta durian, tentu akan sayang jika melewatkan salah satu makanan khas Dayak ini. Tempoyak adalah makanan berbahan dasar durian yang biasanya digoreng. Cita rasa khas yang menarik untuk dinikmati. Dan Anda tak perlu khawatir karena makanan ini tanpa bahan pengawet, sehingga aman untuk dimakan dan dinikmati sesukanya.

4. Kue Lepet


Kue Lepet (foto: Tokopedia)

Jenis kue tradisional khas suku Dayak yang populer dan banyak digemari selanjutnya adalah kue lepet. Dalam bahasa Dayak, maka lepet berarti lipat, dan kue ini disajikan dengan dilipat oleh daun pisang yang sebelumnya sudah dikukus.

Bahan dasar kue lepet ini adalah tepung beras, yang dicampurkan dengan kelapa parut, gula merah, dan sedikit minyak goreng. Daun pisang yang akan digunakan sebagai pembungkus sebelumnya dilumuri dengan minyak.

Hal ini bertujuan agar adonan tidak lengket menempel. Setelah itu diisi dengan adonan yang disesuaikan dengan ukuran, lalu dikukus hingga matang. Bisa terlihat dari daun pisang yang berubah warna. Kue ini biasanya akan mudah ditemui pada acara perayaan khas suku Dayak, misal pesta pernikahan atau acara adat yang lain.

Rasa gurih yang dimiliki kue lepet inilah yang membuat makanan khas Dayak ini digemari, tidak hanya oleh penduduk asli, melainkan para wisatawan yang juga sedang mengadakan kunjungan.

5. Bangamat


Bangamat (foto: Backpacker Jakarta)

Nah, makanan unik yang satu ini memiliki bahan istimewa, yang berbeda. Bagaimana? Anda sudah mulai penasaran dengan cita rasanya? Bangamat atau Paing adalah makanan khas suku Dayak yang terbuat dari kelelawar.

Dan Anda pun tak perlu khawatir, karena jenis kelelawar yang biasanya diolah menjadi masakan ini adalah jenis pemakan buah-buahan yang segar. Jadi, bukan jenis kelelawar pemakan serangga atau yang suka menghisap darah.

Untuk cara pengolahannya, terlebih dahulu perlu dihilangkan kuku-kukunya, lalu dibuang bulu kasar yang ada antara tekuk sampai punggung juga ususnya. Sementara untuk bulu dan sayap dari kelelawar besar atau kalong ini dimasak.

Ada sedikit perbedaan antara suku Dayak Ngaju dan suku Dayak Maang untuk pemberian bumbu dari makanan ini. Mereka yang berasal dari Dayak Ngaju biasanya lebih suka menggunakan banyak bumbu. Sedangkan untuk Dayak Maang lebih memilih daun pikauk yang berasa asam dan juga serai untuk bumbu makanan ini.

Atau untuk variasi, paing ini juga dapat dipadukan dengan hati dari batang pisang yang dipotong dengan ukuran kecil. Untuk jenis pisang yang dipakai adalah pisang kipas. Selain itu, Anda juga akan melihat variasi lain yakni dengan menggunakan sayur keladi. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba keunikan makanan khas Dayak ini?


Share :