Lifter Indonesia Rahmat Erwin Abdullah berhasil meraih medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Prestasi tersebut sekaligus menjadikan Rahmat sebagai penyumbang medali emas kedua untuk Indonesia pada ajang tersebut.
Rahmat tampil di kelas 75 kilogram putra pada Sabtu, 26 September 2026. Ia mencatat total angkatan 366 kilogram yang terdiri dari snatch 160 kilogram dan clean and jerk 206 kilogram.
Catatan tersebut membawa Rahmat ke posisi pertama. Ia unggul tipis atas lifter Thailand, Weeraphon Wichuma, yang mencatat total angkatan 365 kilogram. Sementara itu, lifter Korea Utara Ri Chong-song berada di posisi berikutnya dengan total angkatan 357 kilogram.
Medali emas ini menambah catatan prestasi Rahmat di Asian Games. Sebelumnya, ia juga meraih medali emas pada Asian Games Hangzhou 2022. Saat itu, Rahmat tampil di kelas 73 kilogram putra.
Berasal dari Keluarga Atlet Angkat Besi
Prestasi Rahmat di dunia angkat besi tidak lepas dari latar belakang keluarganya. Ayahnya, Erwin Abdullah, merupakan mantan atlet angkat besi nasional yang meraih medali perak pada Asian Games 2002 di Busan, Korea Selatan.
Sementara itu, ibu Rahmat, Ami Asun Budiono, juga merupakan mantan atlet angkat besi. Ia pernah meraih medali emas pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
Rahmat lahir di Makassar pada 13 Oktober 2000. Ia mulai menekuni angkat besi sejak usia muda dan kemudian mencatatkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Pada 2019, Rahmat meraih medali emas di Kejuaraan Asia Junior di Pyongyang, Korea Utara. Prestasinya berlanjut dengan raihan medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020 di kelas 73 kilogram.
Rahmat kemudian meraih medali emas Kejuaraan Dunia 2021 dan 2022 di kelas 73 kilogram. Setelah naik ke kelas 81 kilogram, ia kembali mencatat prestasi dengan meraih medali perak Kejuaraan Dunia 2023 dan medali emas IWF Grand Prix 2023.
Kini, Rahmat kembali menambah koleksi prestasinya dengan meraih emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Medali tersebut sekaligus menjadi emas kedua Indonesia pada ajang olahraga terbesar di Asia tersebut.





