Modus Penipuan Pengangkatan ASN Terungkap Saat Korban Mulai Bekerja

Modus Penipuan Pengangkatan ASN Terungkap Saat Korban Mulai Bekerja

Yogi Maulana
2026-04-14 18:38:01
Modus Penipuan Pengangkatan ASN Terungkap Saat Korban Mulai Bekerja
Penipuan Berkedok Rekrutmen ASN Terungkap Usai Korban Mulai Bertugas

Kasus penipuan dengan modus pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali terungkap setelah korban menyadari kejanggalan di hari pertama masuk kerja. Pelaku memanfaatkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan tetap dengan menjanjikan posisi sebagai ASN melalui jalur tidak resmi.




Kronologi bermula ketika korban dihubungi oleh pihak yang mengaku memiliki koneksi internal dalam proses rekrutmen ASN. Dengan iming-iming kelulusan tanpa tes, pelaku meminta sejumlah uang sebagai “biaya administrasi” atau “jaminan”. Korban yang percaya kemudian memenuhi permintaan tersebut dengan harapan segera diangkat sebagai pegawai.





Setelah proses administrasi palsu selesai, korban diberikan surat tugas dan diminta datang ke lokasi kerja pada hari yang telah ditentukan. Namun, saat tiba di lokasi, korban tidak terdaftar sebagai pegawai dan pihak instansi terkait tidak mengetahui adanya penerimaan tersebut. Dari sinilah korban mulai menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan.





Kasus ini kemudian dilaporkan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk ditindaklanjuti. Aparat melakukan penyelidikan guna mengungkap jaringan pelaku yang diduga telah menipu lebih dari satu korban dengan modus serupa. Penindakan hukum diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah kejadian serupa terulang.





Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan, khususnya yang menjanjikan jalur instan menjadi ASN. Proses rekrutmen resmi selalu dilakukan secara transparan dan tidak memungut biaya, sehingga penting untuk memastikan informasi melalui sumber resmi sebelum mengambil keputusan.


Share :