Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat membuka peluang baru bagi pelaku industri kreatif di Indonesia.
Salah satu teknologi yang kini dianggap punya peran besar adalah Artificial Intelligence atau AI, yang dinilai mampu membantu meningkatkan produktivitas hingga efisiensi kerja di berbagai sektor.
Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekraf, Muhammad Neil El Himam, mengatakan penggunaan AI saat ini sudah menjadi bagian penting dalam perkembangan industri modern.
Menurutnya, teknologi tersebut bukan lagi sesuatu yang bisa dihindari, melainkan alat bantu yang dapat mempermudah berbagai proses kerja.
Neil menjelaskan AI dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha kecil hingga UMKM untuk membantu operasional bisnis, mulai dari pengelolaan rantai pasok, kebutuhan bahan baku, hingga sistem distribusi dan logistik.
Di tengah perkembangan teknologi tersebut, kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri kreatif juga mulai diperkuat.
Salah satunya dilakukan HGI yang mengadakan pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, usai gelaran Surabaya Domino Tournament 2026 pada 18–19 April 2026.
Pertemuan itu membahas peluang sinergi antara pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri kreatif yang terus berkembang.
Fokus pembahasan mencakup pengembangan talenta muda di bidang animasi, desain game, hingga peluang kerja sama antara sekolah dan industri.
Melalui kerja sama tersebut, diharapkan para pelajar dan generasi muda bisa mendapatkan pengalaman belajar yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Selain itu, kualitas lulusan pendidikan vokasi juga diharapkan semakin kompetitif di industri kreatif digital.
Tak hanya itu, diskusi juga membahas kemungkinan membangun koneksi lebih luas antara ekosistem pendidikan di Jawa Timur dengan industri kreatif nasional agar pengembangan talenta muda dapat berjalan lebih maksimal.
HGI berharap komunikasi seperti ini dapat menjadi awal kerja sama jangka panjang bersama institusi pendidikan dan berbagai pihak terkait.
Dalam mendukung perkembangan industri kreatif, konten digital, dan talenta muda Indonesia di era teknologi modern.






