AI dengan Pendekatan Budaya Lokal Didorong Jadi Identitas Teknologi Nasional

AI dengan Pendekatan Budaya Lokal Didorong Jadi Identitas Teknologi Nasional

Yogi Maulana
2026-02-26 16:00:00
AI dengan Pendekatan Budaya Lokal Didorong Jadi Identitas Teknologi Nasional
Model AI Berbasis Budaya Lokal Dinilai Jadi Kekuatan Teknologi Indonesia

Pengembangan model kecerdasan buatan (AI) yang berakar pada budaya lokal dinilai dapat menjadi kekuatan strategis bagi Indonesia di tengah persaingan teknologi global. Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, tetapi juga pada pemahaman konteks sosial, bahasa, dan nilai-nilai yang hidup di masyarakat.



Model AI yang dibangun dengan mempertimbangkan keragaman bahasa daerah, norma sosial, serta karakteristik pengguna domestik dinilai lebih relevan dan adaptif. Indonesia yang memiliki ratusan bahasa dan latar budaya berbeda membutuhkan sistem yang mampu memahami konteks lokal secara akurat agar teknologi benar-benar inklusif.



Selain meningkatkan akurasi layanan digital, pendekatan berbasis budaya juga dapat memperkuat kedaulatan data nasional. Dengan mengembangkan model sendiri, Indonesia memiliki kontrol lebih besar terhadap pengelolaan data, keamanan informasi, serta arah inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dalam negeri.



Dari sisi industri, model AI lokal membuka peluang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan startup teknologi. Ekosistem riset dan pengembangan dapat tumbuh lebih kuat ketika solusi yang dihasilkan benar-benar menyasar permasalahan nyata di masyarakat, seperti layanan publik, pendidikan, hingga UMKM.



Ke depan, model AI berbudaya lokal bukan hanya soal kebanggaan nasional, tetapi juga strategi daya saing. Dengan identitas yang jelas dan pemahaman konteks yang mendalam, Indonesia berpeluang menghadirkan solusi teknologi yang tidak sekadar mengikuti tren global, melainkan menawarkan pendekatan yang unik dan relevan.


Share :