Jakarta - Ramadan selalu membawa suasana berbeda bagi Nia Daniaty. Menjelang bulan puasa tahun ini, ia kembali menantikan momen yang menurutnya paling hangat: berkumpul bersama keluarga di meja makan setelah seharian beraktivitas.
Ramadan Jadi Waktu Kumpul Keluarga
Bagi Nia, nilai utama Ramadan bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi kesempatan untuk mempererat hubungan keluarga. Di luar bulan puasa, masing-masing anggota keluarga sibuk dengan kegiatannya sendiri.
Namun ketika Ramadan tiba, frekuensi pertemuan meningkat. Waktu berbuka menjadi ajang bertukar cerita, bercanda, sekaligus melepas rindu. Suasana sederhana itulah yang justru paling ia nantikan setiap tahun.
Menu Andalan Saat Berbuka
Soal hidangan, Nia punya kebiasaan yang tak banyak berubah. Ia memulai berbuka dengan makanan ringan dan manis sebelum menyantap makanan utama.
Kurma hampir selalu tersedia di meja. Setelah itu biasanya ada bubur sumsum, kolak, atau salad segar sebagai pembuka. Teh manis hangat menjadi pelengkap wajib untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.
Menurutnya, bukan banyaknya hidangan yang penting, tetapi rasa nyaman saat menyantapnya bersama keluarga.
Baca Juga: Rayakan Imlek, Tina Toon Akhirnya Perlihatkan Wajah Putrinya ke Publik
Persiapan: Cukup Jaga Kesehatan
Ia mengaku tidak memiliki persiapan khusus menjelang Ramadan. Hal terpenting baginya adalah menjaga kondisi tubuh agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar.
Dengan tubuh yang fit, ia bisa menjalani puasa lebih khusyuk dan tetap menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa hambatan.
Lebih Banyak Buka Bersama
Selama Ramadan, jadwalnya biasanya dipenuhi kegiatan buka puasa bersama. Selain menghadiri undangan, ia juga meluangkan waktu berkumpul dengan anak dan cucu di rumah.
Rutinitas sosial tetap berjalan, namun nuansanya terasa lebih hangat dibanding bulan lainnya.
Kemungkinan Ibadah ke Tanah Suci
Soal rencana menjalani ibadah di Tanah Suci, Nia belum membuat agenda khusus. Meski begitu, ia mengaku selalu membuka diri jika kesempatan tersebut datang.






