Dokumen yang dikenal sebagai File Epstein kembali menjadi sorotan publik setelah memuat sejumlah nama tokoh global, termasuk Bill Gates. Dalam dokumen tersebut, nama Gates disebut dalam konteks pertemuan dan diskusi yang terjadi beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19 merebak secara global.
Salah satu hal yang menarik perhatian adalah adanya pembahasan mengenai simulasi pandemi yang disebut telah dilakukan sejak sekitar 2017. Simulasi tersebut digambarkan sebagai upaya membahas potensi wabah penyakit menular berskala besar serta dampaknya terhadap kesehatan, ekonomi, dan stabilitas global.
File Epstein sendiri merupakan kumpulan dokumen hukum dan catatan yang berkaitan dengan penyelidikan terhadap jaringan Jeffrey Epstein. Seiring dibukanya dokumen-dokumen tersebut, berbagai nama tokoh publik muncul dengan konteks yang beragam, tanpa selalu disertai tuduhan atau kesimpulan hukum.
Kemunculan nama Bill Gates dalam dokumen itu memicu beragam spekulasi di ruang publik. Namun, tidak semua penyebutan nama dalam File Epstein berkaitan dengan aktivitas ilegal, melainkan juga mencakup catatan pertemuan, komunikasi, atau pembahasan isu global yang melibatkan banyak pihak berpengaruh.
Isu simulasi pandemi yang disebut telah dibahas sejak 2017 turut memantik perdebatan, terutama karena dunia kemudian benar-benar menghadapi pandemi besar pada 2020. Sejumlah pengamat menilai hal ini menunjukkan bahwa wacana kesiapsiagaan pandemi sudah lama menjadi perhatian kalangan tertentu, meski tetap perlu disikapi secara hati-hati dan berbasis fakta.






