Fakta Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Bentukan Mahfud MD Guna Ungkap Pelaku

Fakta Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Bentukan Mahfud MD Guna Ungkap Pelaku

Andrico Rafly Fadjarianto
2022-10-03 14:12:32
Fakta Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, Bentukan Mahfud MD Guna Ungkap Pelaku
Fakta Lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan (Foto: Istimewa)

Berikut adalah fakta lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, bentukan Mahfud MD guna ungkap pelaku.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD resmi membentuk tim khusus untuk mengungkap pelaku penyebab Tragedi Kanjuruhan terjadi.

Tim khusus bentukan Mahfud MD tersebut bernama Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan. 

Baca Juga: Kronologi Kericuhan Laga Arema vs Persebaya, Marah Akibat Tim Tuan Rumah Kalah

Dan inilah fakta lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta, bentukan Mahfud MD guna ungkap pelaku penyebab Tragedi Kanjuruhan terjadi.

Dibentuk dan Dipimpin Mahfud MD


Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan ini secara resmi dibentuk dan dipimpin langsung oleh Menko Polhukam, Mahfud MD. Hal ini Mahfud MD sampaikan dalam konferensi pers di Gedung Kemenkopolhukam, Senin 3 Oktober 2022.

"Untuk mengungkap peristiwa Kanjuruhan yang terjadi pada 1 Oktober 2022, maka pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta yang akan dipimpin langsung oleh Menkopolhukam yang keanggotaannya paling lama 24 jam ke depan," kata Mahfud MD.

Untuk Mencari Fakta Pelaku Penyebab Tragedi Kanjuruhan


Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan ini dibentuk untuk mencari fakta serta pelaku penyebab Tragedi Kanjuruhan itu terjadi.

Diketahui pada 1 Oktober 2022, seusai laga antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, suporter Arema FC yang tidak terima kalah dari rival mereka, turun ke lapangan.

Namun, polisi yang berusaha mencegah suporter tersebut masuk ke lapangan, justru menembakkan gas air mata ke arah tribun penonton. Setelahnya, kondisi semakin parah karena para penonton yang berlarian mencari pintu keluar untuk menghindar dari serangan gas air mata.

Alhasil, banyak yang terinjak-injak hingga sesak nafas akibat kericuhan tersebut. Menurut data kepolisian, jumlah korban meninggal dunia akibat kericuhan ini adalah 125 orang.

Anggota Terdiri dari Berbagai Pihak


Mahfud MD juga menjelaskan bahwa anggota Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan ini akan terdiri dari berbagai pihak. Mulai dari perwakilan kementerian, organisasi olahraga, pengamat olahraga, akademisi hingga media massa.

"Yang terdiri dari pejabat perwakilan kementerian terkait, organisasi profesi olahraga, pengamat, akademisi, dan media massa," ucap Mahfud.

Untuk nama-nama anggotanya sendiri juga akan disampaikan lebih lanjut dalam waktu maksimal 24 jam ke depan.

Optimis Selesai Kurang dari 1 Bulan


Mahfud MD juga mengungkapkan bahwa tugas Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan bisa selesai dalam waktu kurang dari 1 bulan.

"Tugasnya akan bisa selesai dalam 3 minggu ke depan," ungkapnya.

Baca Juga: Fakta Lengkap Kericuhan Laga Arema vs Persebaya, 127 Orang Meninggal hingga Liga Ditunda

Itulah, fakta lengkap Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan, bentukan Mahfud MD guna ungkap pelaku.


Share :