Fakta-Fakta Beras Bansos Jokowi Dikubur JNE, Pemilik Tanah Sampai Sewa Alat Berat

Fakta-Fakta Beras Bansos Jokowi Dikubur JNE, Pemilik Tanah Sampai Sewa Alat Berat

Ajeng Conny Pradestina
2022-07-31 16:35:06
Fakta-Fakta Beras Bansos Jokowi Dikubur JNE, Pemilik Tanah Sampai Sewa Alat Berat
Beras bansos yang dikubur oleh

Inilah fakta-fakta seputar berkarung-karung beras yang ditemukan dikubur oleh pihak JNE di tanah lapang wilayah Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Beras yang diketahui merupakan bantuan sosial (bansos) tersebut seharusnya dibagikan ke masyarakat namun dikubur dan membusuk sehingga menimbulkan bau tak sedap.

Baca juga: Blokir Steam hingga PayPal, Kominfo Minta Maaf ke Gamers

Merespon berita tersebut, pihak JNE sebagai perusahaan logistik yang menyalurkan bansos tersebut mengakui mengubur besar namun tidak menyatakan hal tersebut adalah pelanggaran.

Pihak JNE Sebut Prosedur Dilakukan Sesuai SOP


Menurut Pihak JNE sebagai distributor bansos mengaku bahwa beras tersebut dikubur karena kondisinya rusak. Sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati maka pihak JNE mengubur beras tersebut.

"Terkait dengan pemberitaan temuan beras bantuan sosial di Depok, tidak ada pelanggaran yang dilakukan, karena sudah melalui proses standar operasional penanganan barang yang rusak sesuai dengan perjanjian kerja sama yang telah disepakati dari kedua belah pihak," ucap Eri Palgunadi selaku VP of Marketing dalam keterangan pers, Minggu (31/7/2022).

Eri juga mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung program pemerintah dan telah menjalankan prosedur sesuai SOP.

"JNE selalu berkomitmen untuk mengikuti segala prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku apabila diperlukan," ucapnya.

Beras Berukuran Karung 20kg


Dalam temuan di lapangan, beras-beras yang dikubur berukuran karung 20kg dan sebagian diantaranya tertutup terpal berwarna biru.

Pada karung beras tertulis ‘Beras Kita’. Sebagian karung beras yang terkubur dalam keadaan terbuka dan terlihat beras yang sudah membusuk serta menimbulkan bau tak sedap. Lokasi temuan beras kini diberi garis polisi.

Pemilik Lahan Gali Tanah dengan Alat Berat


Awalnya sang pemilik lahan bernama Rudi Salim mendapat informasi bahwa berkarung-karung beras dikubur di lahan miliknya. Demi membuktikan informasi tersebut, ia menyewa alat berat berupa ekskavator untuk menggali lahan.

"Saya cari menggunakan manual tanggal 25 Juli mulanya tidak dapat. Karena penasaran, maka saya sewa yang namanya beko (ekskavator) selama 25 jam. Betul atau tidak di sini. Hari ketiga tanggal 29 Juli jam 2 siang saya temukan," ujar Rudi di lokasi, Minggu (31/7).

Baca juga: Dengarkan Masukan Masyarakat, Kominfo Buka Blokir PayPal untuk 5 Hari

Setelah itu, Rudi membawa 3 karung yang masih utuh untuk dilaporkan ke kantor polisi. Ia merasa tidak seharusnya beras untuk bansos dikubur terlebih di lokasi lahan milik warga.

"Dibawa sekitar 3 karung (ke polres) yang masih utuh, (merek) 'Beras Kita'. Tapi di sini disalahgunakan dipendam, itu dipendam di tanah orang lagi, bukan tanah milik dia," imbuhnya.

 

 


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00