Menteri BUMN Erick Thohir dinilai berhasil membawa tradisi
baru selama memimpin Kementerian BUMN
Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan bahwa
Erick Thohir membawa perubahan di BUMN dengan kebijakan yang dibuatnya.
Harapannya, kebijakan tersebut dapat mensejahterakan rakyat.
Baca juga: Menteri BUMN Erick Thohir Dorong Indonesia Punya Ekosistem Ekonomi Sendiri
"Tentu, apa yang dilakukan ET seperti berhasil
menyelamatkan Garuda dan membuat BUMN bisa berbisnis itu hal yang luar biasa.
Perubahan ini bisa dianggap kalau BUMN tidak lagi merugi dan bisa menghasilkan
sesuatu. Sehingga masyarakat juga sejahtera," ujar Pangi Syarwi Chaniago
dikutip dari Republika, Rabu (22 Juni 2022).
Menurut Pangi, dibawah kepemimpinan Erick, BUMN telah
bertranformasi dari yang dahulu selalu merugi dan disubsidi negara kini menjadi
untung.
"Di tangan ET, beliau berhasil membuat tradisi baru
bahwa negara ini bisa berbisnis. Karena selama ini kan BUMN dianggap sebagai
ATM para partai politik dan kepentingan elite," ucapnya.
Ia juga menyebut kebijakan bahwa direksi BUMN tidak boleh
merangkap jabatan atau anggota partai politik merupakan hal yang bagus. Hal
tersebut membuat pemimpin BUMN fokus untuk bekerja sehingga BUMN lebih maju.
"Bagus itu. Mereka fokus. Nantinya negara tidak lagi
berutang. Terus kebijakan direksi jika merugi ya tanggung jawab direksi itu
sendiri. Itu bagian dari tanggung jawab," kata Pangi.
Tak hanya itu, Erick Thohir juga dinilai melakukan langkah
besar dalam menegakan hukum bagi para koruptor di BUMN.
"ET mendukung jika ada orang yang menyalahgunakan
jabatannya dan melakukan korupsi harus ditangkap dan diberi hukuman. Ini akan
memberi efek jera terhadap orang-orang yang bekerja tidak benar di BUMN," sambungnya.
Menurutnya, penegakan hukum ini harus terus diterapkan agar
negara tidak merugi dan masyarakat mendapatkan kesejahteraan dari BUMN.
Baca juga: Miliki Potensi Besar Untuk Bisnis, KBI Dukung Erick Thohir Tingkatkan Milenial di BUMN
"Ini bagus ya kebijakan ET dalam penegakan hukum biar tidak ada lagi kebocoran korupsi di BUMN dan jangan lupa hasil dari bisnisnya dibuat untuk mensejahterahkan rakyat," ujarnya.