Peduli Lingkungan, PTPN VIII Terus Berinovasi Kembangkan Kualitas Teh

Peduli Lingkungan, PTPN VIII Terus Berinovasi Kembangkan Kualitas Teh

Foto
Hafidz Fikri selaku International Marketing Team-WALINI

PT Perkebunan Nusantara (PTPN VIII) terus berinovasi untuk tingkatkan kualitas teh Walini. Selain itu, PTPN VIII juga tetap peduli pada lingkungan dengan menjaga kelestarian alam. 

PTPN VIII adalah perusahaan teh terbesar di Indonesia. Perusahaan plat merah ini terus berbenah diri agar perkebunan teh di Indonesia bisa terus berkembang dan produk-produknya semakin berkualitas, salah satunya seperti teh Walini.   

Baca juga: Komisaris Milenial Adrian Zakhary, Yakin Kembangkan PTPN VIII Lewat Digitalisasi Internal dan Bisnis Hilir Teh Walini

PTPN VIII Kelola Perkebunan hingga Pabrik Teh


Hingga kini diketahui PTPN VIII telah mengelola sekitar 9 perkebunan  yang berada di lahan seluas 19 ribu hektar. Selain itu, PTPN VIII juga memiliki 22 pabrik yang beroperasi untuk mengolah teh mulai dari pemetikan hingga siap dipasarkan.   

"PTPN VIII mengelola 19 perkebunan teh dalam kisaran 19 ribu hektar lahan. Selain itu, juga mengelola sekitar 22 pabrik teh. Dengan demikian PTPN VIII merupakan perusahaan teh terbesar di Indonesia," kata Hafidz Fikri selaku International Marketing Team-WALINI seperti dikutip di YouTube Archipelago Marketplace pada Jumat 19 November 2021.

PTPN VIII Terus Berinovasi 


Teh Indonesia memang memiliki sejarah panjang dan mendunia, namun pesatnya persaingan menuntut PTPN VIII untuk terus berkembang dan melakukan inovasi pada produk-produk yang ada. Hingga kini teh Walini yang dikelola oleh PTPN VIII memiliki 3 jenis teh, terdiri Orthodox Tea, CTC Tea, dan White Tea. 

"Tidak hanya fokus pada sejarah teh Indonesia, PTPN VIII juga sangat memperhatikan sisi kualitas produk. Ada tiga jenis teh; Orthodox Tea, CTC Tea, dan White Tea. Kita coba kembangkan (ketiganya) dengan konsentrasi pada sisi kemasan, Infusion water, dan Appearance of Infusion leaf," ungkap Hafidz.      

Produk Premium Teh Walini


Kini Walini sendiri telah mengeluarkan produk teh premium nya yang diproses secara profesional melalui berbagai ekperiman dan analisa mendalam dari para ahli teh yang dimiliki. Ketiga produk teh premium dari Walini tersebut adalah White Tea Silver Needle, Green Tea, dan Black Tea.   

"Ini adalah produk premium kita. Diproses secara alami mulai dari pemetikan teh hingga proses pengemasan. Ada tiga varian rasa di produk premium ini di antaranya White Tea Silver Needle, Green Tea, dan Black Tea. Dan untuk produk lainnya, bisa dikonsumsi sendiri, ada 6 jenis varian rasa," jelasnya.    

Baca juga: PTPN VIII Sebut Ekspor Teh Indonesia ke Kanada Sejak 1905, Kualitas Tinggi dan Mendunia

PTPN VIII Peduli Lingkungan 


Selain fokus pada pengembangan produk dan keberlangsungan perkebunan teh, PTPN VIII juga tetap berkomitmen pada kelestarian alam. Lewat Program CSR bersama Citarum Harum, PTPN VIII telah melakukan berbagai aksi nyata untuk tetap menjaga lingkungan dan kelestarian alam. 

"Kita juga tidak hanya fokus pada pengembangan produk, di lain sisi kita juga fokus pada lingkungan. Kita peduli pada keberlangsungan kelestarian lingkungan dan juga keberlangsungan para pekerja," tuturnya.   

"Kita juga memiliki Corporate Social Responsibility (CSR) yang disebut Citarum Harum. Komitmen kita (PTPN VIII) disini dengan melakukan zona vegetasi dan juga membuat Tanggul air. Dengan CSR ini PTPN VIII melakukan langkah nyata untuk lingkungan," sambung Hafidz.