Ini Akun Instagram Desainer Malaysia Jaemy Choong yang Diserang Netizen Usai Klaim Wayang Kulit Warisan Negaranya

Ini Akun Instagram Desainer Malaysia Jaemy Choong yang Diserang Netizen Usai Klaim Wayang Kulit Warisan Negaranya

Foto
Jaemy Choong, Desainer Malaysia Diserang Netizen Usai Klaim Wayang Kulit Warisan Negaranya (Sumber Foto: Int).

Seorang desainer Malaysia, Jaemy Choong disebut mengklaim wayang kulit sebagai warisan budaya negaranya. Hal itu  bermula dari salah satu postingan merek pakaian olahraga terkenal, Adidas yang membagikan desain sepatu seri terbaru dan bertema wayang kulit, serta ditulis sebagai warisan Malaysia.

Hal Itu membuat sejumlah netizen asal Indonesia ramai memberi mengecam desainer Malaysia, Jaemy Choong karena dianggap mengklaim wayang kulit sebagai warisan budaya negara tersebut.

Dalam kesempatan ini, kita akan mengintip beberapa media sosial milik Jaemy Choong. Salah satunya Instagram miliknya. Langsung saja, berikut ulasannya:

Baca Juga: Ini Tanggapan Adidas Usai Sebut Wayang Kulit dari Malaysia, Minta Maaf

Instagram Desainer Malaysia Jaemy Choong


Menurut penelusuran Correcto.id, akun Instagram Jaemy Choong itu bernama @jaemyc, Saat ini akun Instagram Desainer itu telah memiliki followers sebanyak 15.1k followers. Dan memiliki 2,043 postingan.

Berprofesi Sebagai Desainer


Sosok Jaemy Choong dilanasir dari linkendin.com yakni Jaemy Choong merupakan mendesain barang-barang grafis di komputer dan bermain dengan kartu pos poster film di media sosial + jalinan. Dia juga seorang seniman yang bereksperimen dengan kombinasi visual mashup yang lucu.

Dimana, dia sangat dipengaruhi oleh humor budaya pop dan sarkasme sebagai sarana untuk mengalihkan rasa tidak aman saya sendiri.

Baca Juga: Sosok dan Fakta Jaemy Choong, Desainer Malaysia Diserang Netizen Usai Klaim Wayang Kulit Warisan Negaranya

Sebut Wayang Kulit warisan budaya Malaysia


Dimana, akun Instagram Adidas pada 11 November 2021 mengunggah sebuah teaser video sneakers yang akan dirilis pada pertengahan November 2021 ini. Sneakers tersebut merupakan kolaborasi antara Adidas dengan desainer grafis Jaemy Choong. 

Sneakers terbaru Adidas tersebut mengusung tema budaya wayang kulit. Namun, akun Instagram Adidas menyebut bahwa wayang kulit merupakan warisan budaya Malaysia.

Dalam teaser video tersebut, sepatu yang dominan dengan warna putih tersebut memang memuat desain wayang kulit pada bagian tengah hingga bagian belakang. 

"The design speaks of paying homepage to Wayang Kulit, a significant part of Malaysia's cultural identity and heritage by fusing elements of Wayang Kulit with a modern colour palette, in a 'old-meets-new' approach on the UltraBOOST DNA," tulis @adidassg. 

Ramai Dikecam Netizen


Akun Instagram @adidassg pun langsung ramai memanen hujatan. Banyak netizen Indonesia yang geram dan tak rela bahwa Wayang Kulit diklaim sebagai warisan budaya Malaysia. 

"Apakah kamu sudah melakukan riset sebelum membuat desain?," tulis seorang warganet dengan bahasa Inggris.

"Wayang kulit adalah bentuk tradisional pertunjukan wayang yang awalnya ditemukan dalam budaya Jawa, Bali, dan Lombok di Indonesia," tulis warganet lain, yang tampaknya mengutip laman Wikipedia Bahasa Inggris.

"Bro, wayang kulit berasal dari Indonesia. Bukan Malaysia. Terima kasih," tulis netizen.

"Wayang adalah budaya Indonesia, bukan Malaysia," tulis netizen lainnya.

"Wayang is Indonesian culture," ungkap seorang netizen. 

Baca Juga: Profil Dan Biodata Lavanya Sivaji, Miss World Malaysia yang Dibully Karena Sebut Batik Dari Malaysia

Adidas Minta Maaf


Setelah viral hal tersebut, kemudian Adidas Singapura meminta maaf usai karena telah menyebut Wayang Kulit dari Malaysia. Mereka akhirnya mengakui kalau Wayang Kulit yang dipakai dalam desain sepatu UltraBoost edisi khusus yang baru diluncurkan merupakan kebudayaan Indonesia.

Permintaan maaf Adidas Singapura disampaikan lewat unggahan di akun Instagram Story mereka.

"Terima kasih sudah menghubungi kami. Meski wayang kulit adalah bagian penting dalam warisan budaya Malaysia, kami seharusnya menyoroti [bahwa Wayang Kulit] aslinya berasal dari Indonesia. Kami sungguh meminta maaf karena ketidaksengajaan (untintentional offence) yang sudah terjadi, dan sekarang kami mengubah [caption] unggahan kami," tulis Adidas Singapura dalam bahasa Inggris dikutip Selasa (16/11/2021).

Dalam pernyataan itu Adidas Singapura mengungkapkan kalau pihak brand maupun seniman yang berkolaborasi tidak bermaksud untuk mengeklaim kebudayaan Indonesia.

"Ketika bekerja dengan seniman untuk mengembangkan desain soal budaya yang menggambarkan Malaysia dan Asia Tenggara, kami benar-benar terinspirasi dari kekayaan budaya di negara-negara di Asia Tenggara. Untuk menghindari kerancuan, baik brand maupun seniman tidak bermaksud untuk mengklaim bentuk seni budaya dari Indonesia," tulisnya.