Eri Sudarmono merupakan perajin robot asal Bantul, Yogyakarta yang gagal menembus HollyWood akibat sebuah tanggung jawab yang harus dilakukan. Berikut profil dan biodatanya.
Pria yang lahir pada 29 Mei 1979 ini, biasanya mengerjakan berbagai dekorasi untuk hotel dan perkantoran dan berbagai acara tertentu.
Bahkan, berbagai karyanya telah terpampang di Museum Merapi dan Kantor Pos Besar di Jakarta.
Baca Juga: Ini Video Istri Kapolres Tebingtinggi Pamer Uang di Media Sosial, Ini Reaksi Kapolda Sumut
Gagal tembus Hollywood
Eri begitu sapaan Eri Sudarmono, menceritakan awal mula dirinya gagal tembus Hollywood.
Berbekal kemahirannya, seorang teman menawarkan pekerjaan untuk membuat berbagai macam replika senjata yang akan digunakan untuk membuat sebuah film Hollywod di Batam, Kepulauan Riau.
Saat itu, sang teman menjanjikan akan memberikan honor Rp 15 juta dan uang harian Rp 200 ribu.
Tanggung jawab
Disaat yang hampir bersamaan, Eri Sudarmono telah terlanjur menandatangani sebuah kontrak untuk mengerjakan dekorasi di sebuah hotel. Akibat ada tanggung jawab yang harus dilakukan, dirinya melepas tawaran untuk terlibat dalam film Hollywood itu.
Sebuah reputasi
Meski terlibat dalam produksi film Hollywood sangat menjanjikan untuk melangkah lebih maju, namun bagi pria asal Bantul 42 tahun ini, harus mementingkan sebuah reputasi dirinya di bidang seni.
Perajin robot
Selain sebagai pelukis, pembuat dekorasi dan diorama, Eri Sudarmono juga dikenal sebagai perajin robot dan pembuat replika robot transformers yang terbuat dari logam berawal dari tantangan seorang turis asal China.
Biodata Eri Sudarmono
Nama: | Eri Sudarmono |
Lahir: | 29 Mei 1979 |
Asal: | Bantul, Yogyakarta |
Umur: | 42 Tahun |
Pendidikan: | Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta |
Pekerjaan: | Pelukis, pembuat dekorasi dan diorama, perajin robot |