Ini Cara Salat Rebo Wekasan Lengkap Doa dan Arti Dalam Islam

Ini Cara Salat Rebo Wekasan Lengkap Doa dan Arti Dalam Islam

Foto
ilustrasi salat rebo wekasan. Foto: Pixabay

Salat Rebo Wekasan atau yang juga disebut dengan salat tolak bala yang dalam bahasa Arab disebut Lidafil Bala, dilaksanakan pada Rabu, 6 Oktober 2021 dan dilakukan oleh sebagai umat Islam di Indonesia. Begini cara salat Rebo Wekasan lengkap dengan doanya.

Saat Rebo Wekasan, dianjurkan oleh umat Islam untuk melakukan salat talak bala dan mengamalkan beberapa amalan sesuai dengan ajaran agama Islam. Rebo Wekasan adalah sebutan bagi hari Rabu terakhir di bulan Safar yang dianggap sebagai momen yang tepat untuk meminta untuk menolak sebagai bahaya dan bencana yang akan terjadi.


Baca Juga:  Tata Cara Salat Tasbih Malam 1 Suro, Lengkap Niat, Arti dan Bacaan

Atas dasar itu, masyarakat Jawa menyebutnya dengan Rebo Wekasan.

Masih dalam bulan Safar, terdapat sebanyak 320 ribu bencana dan bahaya yang diturunkan oleh Allah SWT ke bumi.

Tentu saja, sebagian umat Islam di Indonesia dalam melaksanakan salat Rebo Wekasan, berharap Allah SWT menerima setiap amalan tersebut sebagai sebuah pahala.

Tidak hanya itu, dengan melaksanakan salat Rebo Wekasan juga diharapkan mendapat ridha dari Allah SWT.

Baca Juga:  Tata Cara Salat Idul Adha di Rumah Selama PPKM Darurat, Lengkap dengan Niat dan Artinya

Waktu pelaksanaan

Soal pelaksanaan salat Rebo Wekasan atau salat tolak bala, dilakukan pada waktu salat Dhuha pada pagi hari atau antara waktu salat Subuh dan salat Dzuhur.

Jumlah rakaat salat Rebo Wekasan, dapat dilakukan sebanyak 4 rakaat atau 2 rakaat.


Niat salat Rebo Wekasan

Bahasa Arab:

اُصَلِّي سُنَّةً لِدَفْعِ الْبَلاَءِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: 

"Saya shalat sunah untuk tolak bala dua rakaat karena Allah Ta'ala"

Usai membaca niat, dianjurkan membaca surat pendek yang harus dibaca dalam setiap rakaatnya.

Baca Juga:  Niat dan Tata Cara Lengkap Mandi Sebelum Salat Idul Fitri Beserta Artinya

Seperti:

Pada rakaat pertama, dianjurkan membaca surat Al-Fatihah dan surat Al-Kautsar sebanyak 17 kali.

Kemudian, pada rakaat kedua, membaca surat Al-Fatihah dan dilanjutkan dengan surat Al-Ikhlas sebanyak 5 kali.


Setelah membaca surat pendek yang dibaca berulang kali, kemudian membaca Istigfar kepada Allah:

ﺍَﺳْﺘَﻐْﻔِﺮُﺍﻟله ﺍﻟْﻌَﻈِﻴﻢْ ﺍَﻟَّّﺬِﻱْ ﻟَﺎﺇِﻟَﻪَ ﺇﻻَّ ﻫُﻮَﺍﻟْﺤَﻰُّ ﺍﻟْﻘَﻴُّﻮﻡُ ﻭَﺍَﺗُﻮﺏُ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﺗَﻮْﺑَﺔَ ﻋَﺒْﺪٍ ﻇَﺎﻟِﻢٍ ﻵﻳَﻤْﻠِﻚُ ﻟِﻨَﻔْﺴِﻪِ ﺿَﺮًّﺍ ﻭﻵﻧَﻔْﻌًﺎﻭَﻵﻡﺎًﺗْﻭَ ﻭﻵﺣَﻴَﺎﺗًﺎ ﻭَﻵﻧُﺸُﻮﺭًﺍ

Artinya:

Saya memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung. Saya mengakui bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Tuhan yang hidup terus dan berdiri dengan sendiri-Nya. Saya mohon taubat selaku seorang hamba yang banyak berbuat dosa, yang tidak mempunyai daya upaya apa-apa untuk berbuat mudharat atau manfaat untuk mati atau hidup maupun bangkit nanti.

Setelah selesai melakukan salat Rebo Wekasan, kemudian membaca doa:

بِسْمِ الله الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا محمَّدٍ وَّ عَلَى ألهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. نَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لاَإِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ القَيُّوْمُ وَنَتُوْبُ إلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَيَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ مَوْتًا وَلاَ نُشُوْرًا. اللَّهُمَّ صَلِّيْ عَلَى سَيِّدِنَا محمَّدٍ. وَادْفَعْنَا مِنَ الْبَلاَءِ الْمُبْرَامِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْدُ بِكَلِمَاتِ التَّآمَّاتِ كُلِّهَا مِنَ الرَّيْحِ الْأَحْمَرِ وَمِنَ الدَّآءِ الْأَكْبَرِ فِيْ نَفْسِنَا وَدَمِّنَا وِلحمِنَا وَعَظْمِنَا وَجُلُوْدِنَا وَعُرُوْقِنَا. سُبْحَانَكَ إِذَا قَضَيْتَ مَرًّا أَنْ يَقُوْلَ لَهُ كُنْ فَيَكُوْنُ. الله أَكْبَرُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ ٣X.

اللَّهُمَّ يَا شَدِيْدَ الْقَوِيَّ وَيَا شَدِيْدَ الْمَحَالِ يَا عَزِيْزُ يَا مَنْ ذَلَّتْ لِعِزَّتِكَ جمِيْعَ خَلْقِكَ يَا مُحِسِنُ يَا مُجْمِلُ يَا مُتَفَضِّلُ يَا مُنْعِمُ يَا مُكْرِمُ يَا مَنْ لآاِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ ارْحَمْنَا بِرَحْمًتِكَ يَا أرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ. اللَّهُمَّ بِسِرِّ الْحَسَنِ وَاَخِيْهَا وَجَدِّهَا وَاَبِيْهِ وَاُمِّهِ وَبَنِيْهِ اكْفِنَا شَرَّ هَذَا الْيَوْمِ وَمَا يَنْزِلُ فِيْهِ يَاكَافِيَ الْمُهِمَّاتِ يَادَافِعَ الْبَلِيَّاتِ فَسَيَكْفِيْكَهُمُ اللهِ وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمِ وَحَسْبُنَا اللهُ وَنِعْمَ الْوَكِيْلُ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِا اللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ. وَ صَلَّ اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَّ عَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ. آمين.