Bupati Kolaka Timur (Koltim), Andi Merya terjaring Operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Rumah Dinas Bupati Kolaka Timur pada Selasa (21/9/2021) sekira pukul 21.00 WITA. Dirinya ditangkap setelah menjabat tiga bulan.
Pasca penangkapan itu, banyak publik penasaran dengan sosok Andi Merya. Nah, kali ini Correcto.id akan menyajikan profil dan biodata dari Andi Merya, Bupati Koltim yang OTT KPK. Berikut ulasannya:
Baca Juga: Viral Video Said Aqil Siradj Ungkap Quran Tidak Sebut Allah Itu Ada
1. Profil dan biodata Andi Merya
Nama Lengkap | Andi Merya Nur, S.IP |
Tanggal Lahir | 23 Agustus 1984 |
Umur | 37 tahun |
Agama | Islam |
Pekerjaan | Politikus |
Jabatan | Bupati Koltim Priode 2021-2026 |
Pendidikan | Sarjana di Universitas Muhammadiyah Kendari |
Partai | Kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) |
Akun Instagram | @andi_merya_nur |
Andi Merya Nur |
2. Karir Politik
Awalnya Andi Merya terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Kolaka pada Pemilu 2009 dan menjabat satu periode penuh pada 2009-2014. Ia kemudian terpilih kembali dalam Pemilu 2014 namun hanya menjabat selama 2014-2015. Pada tahun 2015, ia mengundurkan diri dalam rangka pencalonannya sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur mendampingi Tony Herbiansah.
Andi Merya berhasil menjadi Wakil Bupati Kolaka Timur setelah menang mendampingi Tony Herbiansah dalam Pilbup Koltim 2015. Pasangan Tony Herbiansah-Andi Merya diusung oleh PDI Perjuangan, Partai NasDem, dan Partai Demokrat.
Baca Juga: Ini Sosok Napi yang Bantu Irjen Napoleon Pukuli M Kece Ternyata Mantan FPI
Pasangan nomor urut 2 ini kemudian berhasil unggul telak terhadap tiga pasangan calon lainnya setelah meraih 27.903 suara (42,62%). Tony Herbiansah dan Andi Merya kemudian dilantik pada 17 Februari 2016.
Andi Merya kembali mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Kolaka Timur pada Pilbup Koltim 2020. Setelah tidak lagi digandeng oleh Tony Herbiansah, ia mendampingi Samsul Bahri. Pasangan Samsul Bahri-Andi Merya diusung oleh PDI Perjuangan, Partai Demokrat, PAN, dan Partai Gerindra.
Kembali mendapatkan nomor urut 2, Samsul Bahri-Andi Merya berhasil mengungguli bupati petahana Tony Herbiansah yang memilih berpasangan dengan Baharuddin. Samsul Bahri-Andi Merya meraih 38.409 suara (52,6%). Samsul Bahri dan Andi Merya kemudian dilantik pada 26 Februari 2021.
Pada 19 Maret 2021, belum mencapai sebulan setelah dilantik, Samsul Bahri meninggal dunia usai bermain sepak bola. Andi Merya kemudian menggantikan Samsul Bahri sebagai Pelaksana Tugas Bupati Kolaka Timur. Pada 14 Juni 2021, Andi Merya Nur dilantik oleh Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi.
Baca Juga: Lapor Temuan Harta Karun ke Jokowi, Erick Thohir Sebut Ada Potensi Ladang Migas 204 Juta Barel
3. OTT KPK pasca dilantik 3 bulan
Terhitung menjabat sebagai Bupati Kolaka Timur baru mencapai selama 99 hari, tepat pada Selasa (21/9/2021) Andi Merya OTT KPK di Rumah Dinas Bupati Kolaka Timur.
Dirinya ditangkap bersama 5 orang lainnya, yang salah satunya Kepala BPBD Koltim Anzarullah. Saat ini mereka masih berstatus sebagai terperiksa sebelum nantinya KPK menentukan perihal tersangka dalam OTT ini.
"Siapa pun pelakunya, kami tidak pandang bulu jika cukup bukti karena itu prinsip kerja KPK," ucap Ketua KPK Firli Bahuri, Rabu (22/9/2021).