Cerita Mistis di Kolam Ranang Tirta Indah Bandung, Konon Dihuni Sosok Berwajah Hancur Bermata Merah

Cerita Mistis di Kolam Ranang Tirta Indah Bandung, Konon Dihuni Sosok Berwajah Hancur Bermata Merah

Foto
Ilustrasi Kolam Renang Angker (foto: Freepik)

Kolam renang Tirta Indah yang dulunya salah satu tempat wisata ternama di Bandung menyimpan cerita mistis mencekam pasca tempat wisata itu di tutup secara permanen.

Deni, seorang mantan petugas keamanan di kawasan Griya Bandung Indah bercerita pengalaman mistis yang dialaminya pada tahun 2017 silam tepatnya di hari Minggu. 

Baca Juga: Cerita Mistis Mutia Ayu saat Tinggal di Apartemen, Mengaku Diganggu Hantu Habis-habisan

Pada saat itu, tepat memasuki pukul 11 malam, Deni mendapat giliran berpatroli ke arah kolam renang Tirta Indah yang kini sudah tidak terpakai. Setelah tiba di lokasi, Deni memukul tiang listrik tiga kali.

"Teng.. teng.. teng.. Pas saya mau berjalan menuju ke arah depan, mau muter lagi, kok sepertinya ada bau yang ga enak di cium. Baunya tuh seperti bau melati, hanya agak bau anyir,” ujar Deni seperti dikutip dari kanal YouTube Malam Mencekam.

Baca Juga: Cerita Mistis Sumur Gaib di Pantai Tiris Indramayu, Sering Bantu Orang yang Butuh Bantuan Darurat

Akibat penasaran, Deni pun kemudian memberanikan diri untuk melihat ke arah samping kanan, di mana ada bayangan pohon yang teriup angin. Pada saat itu, dirinya melihat sosok anak kecil berlari.

“Saya coba jalan, saya senter, dan di jendela sebelah kanan, saya lihat seperti ada rambut yang tergerai. Pas saya senter ke situ hilang ga keliatan. Saya makin penasaran, saya lihat ke samping kanan, pintu masuk yang di belakang. Saya lihat, kok seperti ada anak kecil yang berlari. Pas saya lihat ke arah dalam lagi, sosok anak kecil itu engga ada, menghilang,” katanya.

Saat itu juga perasaan Deni mulai tidak enak, jantungnya mulai berdebar, dan ia merasa ketakutan, bulu kuduknya semakin merinding.

Pada saat jam memasuki pukul 12 malam. Deni mencoba untuk menghiraukan apa yang tadi di lihatnya. Deni mencoba untuk memberanikan diri, namun ketika ia melewati kaca rumah itu, ia kembali melihat sosok makhluk menyeramkan.


“Pas saya lewat, itu di depan kaca langsung terlihat muka yang hancur setengah muka, dan si matanya itu merah menyala, hampir nempel ke kaca,” ucap Kang Deni.

Sontak Deni pun terkejut dan loncat ke pinggir seraya mengucapkan istighfar. “Astagfirullahaladzim. Apa ini? Apa ini yang disebut dengan kuntilanak?” tanya kang Deni dalam hati.

Tidak hanya itu, Deni juga melihat sosok wanita saat berjalan dengan tergesa-gesa menuju ke arah pos. Dirinya melihat sosok wanita itu ketika melewati sebuah pohon rindang.

Wanita itu dilihat Deni duduk di pohon seraya menggoyangkan kakinya. Sosok itu melihat ke arahnya sambil tertawa. Suara tawa yang terdengar seperti suara wanita, namun terdengar aneh.

Setelah melihat sosok menyeramkan itu, Deni pun berlari ke dapan dan disana dirinya bertemu dengan rekannya. Bersama dengan rekannya itu, kembali berpatroli. 

Saat itu juga, Deni memiliki firasat yang tidak enak. Ia merasa seperti ada sosok yang memperhatikannya dan mengikutinya.

Saat itu pukul setengah 1 malam, Deni dan rekannya melewati sebuah rumah tempat perkara kaejadian bunuh diri. Di situ Kang Deni mendengar sosok yang menangis dengan lirih.

Saat memasuki waktu subuh, Deni yang merasa ngantuk kemudian membeli rokok dan kopi di warung yang berada di GBI depan, menggunakan motornya.

Saat ingin pulang ke pos jaga, Deni harus melewati kolam renang yang menyeramkan itu akibat portal jalan lain sudah ditutup. Saat itu juga Deni melihat sosok wanita itu sedang duduk di depan pos kolam renang.

Karena merasakan firasat yang semakin tidak enak, kang Deni pun meminta izin dan memutuskan untuk pulang. Namun diperjalanan pulangnya, sosok itu masih menampakan diri.

Baca Juga: Cerita Mistis di Gedung Radio Yogyakarta, Konon Dihuni Sosok Hantu Mbak Maya

Hingga sampai di rumah kontrakannya, sekitar pukul setengah 4 dini hari, Kang Deni mandi dan mengambil wudhu. Namun ia terkejut ketika sosok makhluk itu berdiri di ujung lemari pakaian Kang Deni.

Kang Deni pun jatuh pingsan. Dalam pingsannya itu, ia mendapat mimpi, sosok wanita itu rupanya meminta tolong untuk disempurnakan, karena ia mengalami kecelakaan di jalan tol yang bersebelahan dengan GBI.