Hadapi Gelombang Panas, Rumah Baru di Inggris Diusulkan Wajib Punya Pendingin Udara

Hadapi Gelombang Panas, Rumah Baru di Inggris Diusulkan Wajib Punya Pendingin Udara

MALDI
2026-07-29 00:45:00
Hadapi Gelombang Panas, Rumah Baru di Inggris Diusulkan Wajib Punya Pendingin Udara
Sumber Foto : Istimewa

Meningkatnya suhu akibat krisis iklim mendorong Partai Demokrat Liberal Inggris mengusulkan aturan baru yang mewajibkan setiap rumah baru dilengkapi sistem pendingin udara atau teknologi penyejuk lainnya.


Menurut partai oposisi tersebut, mayoritas rumah di Inggris dibangun untuk menghadapi cuaca dingin, sehingga dinilai kurang siap menghadapi gelombang panas yang kini semakin sering terjadi.


Kondisi itu dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi lansia, anak-anak, dan masyarakat dengan kondisi medis tertentu.


Usulan tersebut menjadi bagian dari program "Climate Ready", yang bertujuan meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap dampak perubahan iklim.


Tak hanya untuk hunian, Demokrat Liberal juga menginginkan sistem pendingin menjadi fasilitas wajib di bangunan publik penting, termasuk sekolah dan fasilitas kesehatan.


Selain mengandalkan teknologi pendingin, partai itu turut mengusulkan penerapan solusi ramah lingkungan. Salah satunya adalah memperbanyak ruang hijau dan penanaman pohon di kawasan permukiman agar suhu lingkungan dapat ditekan secara alami.


Juru bicara lingkungan Partai Demokrat Liberal, Tim Farron, menilai gelombang panas yang melanda Inggris belakangan ini menjadi bukti bahwa negara tersebut belum memiliki kesiapan yang memadai dalam menghadapi perubahan iklim.


Ia menyebut pemerintah perlu memperbarui standar pembangunan rumah agar lebih adaptif terhadap kondisi cuaca di masa depan.


Menurutnya, setiap hunian baru sebaiknya dibangun dengan insulasi yang baik serta dilengkapi sistem pendingin untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan penghuninya.


Usulan itu disampaikan di tengah peringatan cuaca panas yang diterbitkan otoritas kesehatan Inggris untuk sejumlah wilayah.


Peringatan tersebut mencakup kawasan Inggris bagian tenggara, barat daya, timur, Midlands, Yorkshire, dan Humber.


Sementara itu, suhu di London diperkirakan sempat menyentuh 32 derajat Celsius sebelum perlahan kembali menurun.


Kondisi tersebut semakin memperkuat dorongan agar kebijakan pembangunan di Inggris mulai menyesuaikan diri dengan tantangan perubahan iklim yang kian nyata.


Share :