Korban Pelecehan Seksual di KPI Pernah Lapor Atasan, Berujung Dipindahkan ke Ruangan Lain

Korban Pelecehan Seksual di KPI Pernah Lapor Atasan, Berujung Dipindahkan ke Ruangan Lain

Foto
Ilustrasi Pelecehan Seksual (foto: shutterstock)

Pengakuan seorang karyawan di Komiis Penyiaran Indonesia (KPI Pusat) berinisial MS tengah ramai jadi perbincangan publik. Pasalnya, MS mengaku mengalami pelecehan seksual hingga kekerasan dari sejumlah ASN di KPI Pusat.

Pengakuan MS itu diunggah oleh akun Twitter @mediteraniaq yang saat ini sudah diretweets sebanyak 19,9 ribu kali oleh pengguna Twitter. "Pelecehan Seksual Beramai-Ramai di KPI Pusat, Pelaku-Korban Sama Sama Pria," tulisnya sebagai judul pengakuannya.

Baca Juga: 7 Daftar Nama Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di KPI Pusat, Mencoret hingga Memotret Alat Vital Korban

Diamati Correcto.id dari surat pengakuan tersebut, MS mengungkapkan sejak tahun 2011 bekerja di KPI Pusat, dirinya kerap dilecehkan, dipukul hingga dimaki oleh rekan kerja senior.

"Sejak awal saya kerja di KPI Pusat pada 2011, sudah tak terhitung berapa kali mereka melecehkan, memukul, memaki dan merundung tanpa bisa saya lawan," kata MS.

Baca Juga: Korban Pelecehan Seksual di KPI Terpaksa Bertahan Demi Anak dan Istri, Akui Pernah Dilempar ke Kolam Renang

Kemudian pada tahun 2015, MS mengungkapkan bahwa dirinya dipegang, ditelanjangi, dipiting dan melecehkan dirinya dengan mencoret alat vitalnya menggunakan spidol.

"Tahun 2015, mereka beramai-ramai memegangi kepada, tangan, kaki, menelanjangi, memiting, melecehkan saya dengan Mencorat Coret Buah Zakar Saya Memakai Spidol," tegas MS.

Akibat tidak tahan, MS pun melaporkan ke polisi namun polisi meminta MS melaporkannya ke atasannya di KPI Pusat terlebih dahulu. MS pun mengikuti perkataan polisi itu dan langsung melaporkannya ke atasan.

"Saya mengadukan para pelaku ke atasan sambil menangis, saya ceritakan semua pelecehan dan penindasan yang saya alami. Pengaduan ini berubah dengan dipindahkannya saya ke ruangan lain yang dianggap ditempati oleh orang orang yang lembut dan tak kasar," kata MS.

Sejak dipindahkan, MS masih mendapat cibiran kata kata kotor dari si pelaku. Bahkan pelaku sama sekali tidak mendapatkan sanksi. "Bahkan pernah tas saya dilempar ke luar ruangan, kursi saya dikeluarkan dan ditulisi 'bangku ini tidak ada orangnya'," cerita MS.

Baca Juga: Terungkap Sosok Korban Pelecehan Seksual di KPI Berinisial MS, Sempat Mengadu ke Hotman Paris dan Deddy Corbuzier

Akibat tidak tahan, melalui surat itu MS meminta kepada Presiden Jokowi, Kapolri, Menkohukam, dan Gubernur DKI Jakarta untuk membantu mendapatkan perlindungan hukum.

"Dengan rilis pers ini, saya berharap Presiden Jokowi dan rakyat Indonesia mau membaca apa yang saya alami. Saya tidak kuat kerja di KPI Pusat jika kondisinya begini. Saya berpikir untuk resign, tapi sekarang sedang pandemi Covid-19 dimana mencari uang adalah sesuatu yang sulit," tulisnya seperti dikutip Correcto.id, Kamis (2/9/2021).