Arya Sinulingga mengakui mempunyai tim dari kalangan milenial di Kementerian BUMN untuk membantu tugasnya sebagai Staf Khusus Menteri BUMN, Erick Thohir.
Selain itu, alumni Institut Teknologi Bandung atau ITB itu juga mengakui para tim yang berasal dari kalangan milenial itu diajarkan filsafat agar cerdas dan kritis.
"Saya punya staf milenial yang bekerja dengan saya di BUMN. Saya ajak kawan-kawan untuk mempelajari filsafat. Staf saya, saya berikan pelajaran filsafat agar cerdas dan kritis, kata Arya Mahendra Sinulingga, dalam webinar yang diadakan oleh Correcto.id bertema "76 Tahun Merdeka, What's Your Way? yang disiarkan langsung di kanal YouTube Correcto Official, Senin 16 Agustus 2021.
Soal ketertarikan kepada filsafat, kata pria yang lahir pada 18 Februari 1971 itu, saat berkuliah di ITB. Berawal dari sebuah buku berjudul 'Pendidikan Kaum Tertindas'.
Perlahan namun pasti, seorang Arya Sinulingga membaca semua buku filsafat mulai dari Karl Marx hingga Vladimir Lenin.
"Semua filsafat saya baca. Pendidikan Kaum Tertindas yang membuat saya jatuh cinta dan pelajari semua filsafat dari Marx hingga Lenin dan itu saya bangun," ucap Staf Khusus Menteri BUMN itu.
Baca Juga: Arti Kemerdekaan Ahmad Almaududy Amri, Diplomat Muda RI, Harus Punya Prinsip dan Rela Berkorban
Terakhir, Arya Sinulingga yang kini berusia 50 tahun itu, memberikan pesan kepada gen Z yang tertarik dengan politik, dapat membaca buku-buku filsafat agar lebih kritis.
"Jika tertarik dengan politik, baca filsafat agar menjadi lebih kritis," tutup Arya Sinulingga, Founder Indonesia Muda Club.