Profil dan Biodata Lengkap Carina Citra Dewi Joe, Peneliti Perempuan Indonesia Pemegang Hak Paten Vaksin Astazeneca

Profil dan Biodata Lengkap Carina Citra Dewi Joe, Peneliti Perempuan Indonesia Pemegang Hak Paten Vaksin Astazeneca

Ahmad
2021-07-31 15:16:22
Profil dan Biodata Lengkap Carina Citra Dewi Joe, Peneliti Perempuan Indonesia Pemegang Hak Paten Vaksin Astazeneca
Carina Citra Dewi Joe merupakan peneliti perempuan Indonesia pemegang hak paten dari vaksin AstraZaneca yang merupakan salah satu vaksin Covid-19. Foto: Twitter

Carina Citra Dewi Joe merupakan peneliti perempuan Indonesia pemegang hak paten dari vaksin AstraZaneca yang merupakan salah satu vaksin Covid-19, yang telah digunakan oleh sekitar 1 miliran orang di dunia. Berikut profil dan biodatanya.

Sekedar informasi, saat ini sebanyak 170 negara yang menggunakan vaksin AstraZaneca sebagai vaksin Covid-19. Salah satunya Indonesia.

Hak paten manufakur dalam skala besar

Peneliti perempuan asal Indonesia, Carina Citra Dewi Joe yang merupakan peneliti di Jenner Institute Universitas Oxford ini, mempunyai hak paten vaksin AstraZaneca dalam bidang manufaktur dalam skala besar.

Baca Juga:  Fakta-Fakta Erick Thohir Minta Indra Rudiansyah, Mahasiswa Indonesia yang Naik Daun Akibat Jadi Tim Riset Vaksin AstraZaneca untuk Pulang

Dengan begitu, Carina begitu sapaan Carina Citra Dewi Joe telah menemukan sebuah metode agar salah satu vaksin Covid-19 tersebut dapat diproduksi dalam skala besar dan menyelamatkan manusia dari ancaman Covid-19.

"Dibidang manufacturing skala besar, itu hak paten saya," kata Carina Citra Dewi Joe dalam kanal YouTube Kompas TV, Jumat 30 Juli 2021.

Pejuang transfer teknologi vaksin

Dilansir dari akun Instagram, @desrapercaya milik Destra Percaya, seorang Duta Besar Indonesia untuk Inggris mengungkapkan, Carina Citra Dewi Joe sebelum melakukan pengembangan manufaktur vaksin AstraZaneca, merupakan seorang pejuang transfer teknologi vaksin yang bekerja dalam berbagai laboratorium cGMP di berbagai negara.


Dapat tawaran besar

Dilansir dalam profil Carina Citra Dewi Joe yang tidak diketahui berapa usianya ini, mengatakan mendapatkan tawaran besar untuk terlibat dalam pengembangan vaksin Covid-19, bernama vaksin AstraZaneca yang telah digunakan di 170 negara di dunia.

Berpengaruh pada dunia

Tentu saja, dalam pembuatan vaksin AstraZaneca ini, Carina mengaku sangat senang karena kerja kerasnya dapat berpengaruh pada dunia, meski harus bekerja selama 12 jam dan tanpa ada kata libur selama 1,5 tahun.

"Kerja saya pikir hasil kerjanya bakal punya pengaruh langsung untuk kehidupan masyarakat secara global," ucap peneliti perempuan Indonesia yang memiliki hak paten vaksin AstraZaneca.

Kembangkan vaksin selama 1,5 tahun

Carina Citra Dewi Joe, peneliti perempuan Indonesia yang mempunyai hak paten vaksin AstraZaneca, yang belum diketahui tempat dan tanggal lahirnya, mengaku mengembangkan vaksin AstraZaneca selama 1, tahun dan bekerja selama 12 jam, serta tanpa adanya kata libur.


Bercita-cita sebagai dokter

Jauh sebelum mendapatkan hak paten vaksin AstraZaneca, peneliti perempuan asal Indonesia itu mempunyai cita-cita sebagai seorang dokter atau insinyur sejak SMA.

Baca Juga:  Geram dengan Penimbun Obat di Tengah Pandemi, Erick Thohir: Gak Ada Akhlak

Tidak hanya itu, Carina Citra Dewi Joe muda juga sangat tertarik dengan bioteknologi dan manipulasi genetika.

Biodata Carina Citra Dewi Joe 


Nama Lengkap:

 Carina Citra Dewi Joe 

Nama Panggilan:

 Carina

Usia: Belum 

Diketahui

Tempat dan Tanggal Lahir: 

Belum Diketahui

Pekerjaan: 

Peneliti Bidang Vaksin

Prestasi: 

Salah satu pemilik hak paten vaksin AstraZaneca
Pendidikan: 
PhD bidang Bioteknologi di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia.

Share :

HEADLINE  

Clara Shinta Bongkar Dugaan Perselingkuhan Suami, VCS dengan Selebgram

 by Frida Tiara Sukmana

March 30, 2026 14:00:00


Richard Lee Ditahan Lebih Lama, Polisi Perpanjang Masa Tahanan 40 Hari

 by Frida Tiara Sukmana

March 28, 2026 15:00:00


Iko Uwais Ungkap Perbedaan Adegan Laga Film Indonesia dan Hollywood

 by Frida Tiara Sukmana

March 26, 2026 15:00:00


Konflik Tasyi-Tasya Memanas Lagi, Ibu Ungkap Dibentak soal Foto Lebaran

 by Frida Tiara Sukmana

March 24, 2026 11:00:00


Review Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa, Horor Klasik yang Makin Matang

 by Frida Tiara Sukmana

March 23, 2026 11:00:00


Irma Novita Jadi ‘Mak’ di Na Willa, Refleksi Pola Asuh Otoriter

 by Frida Tiara Sukmana

March 21, 2026 17:00:00