Lagi Bulan Madu, Pengantin Baru Ini Tewas Saat Berhubungan Intim di Atas Ranjang

Lagi Bulan Madu, Pengantin Baru Ini Tewas Saat Berhubungan Intim di Atas Ranjang

Alpandi Pinem
2021-06-17 22:53:38
Lagi Bulan Madu, Pengantin Baru Ini Tewas Saat Berhubungan Intim di Atas Ranjang
Ilustrasi Bulan Madu (Istimewa)


Setelah resmi menjadi pasangan suami istri dan menjalani malam pertama merupakan hal yang ditunggu dan dinanti setiap pasangan. Tapi, menjalani dan menikmati malam pertama juga bukan hal yang biasa.

Tentunya anda harus melakukannya dengan hati-hati ya, jangan sampai salah melakukan eksekusi malah berujung mengerikan seperti kisah berikut ini. 

Melansir dari The Sun pada Selasa (15/6/2021), seorang pengantin wanita meninggal dunia saat sedang melakukan malam pertama bersama sang suami di atas ranjang.

Baca Juga: Fakta-fakta Menarik Saham Coca-cola Rugi 57 Triliun, Usai Cristiano Ronaldo Geser Botolnya saat Konferensi Pers Euro

Kejadian itu terjadi pada tanggal 10 Juni di Kota Ibirite, negara bagian Minas Gerais, Brasil. Saat itu pengantin wanita yang berusia 18 tahun dan pengantin pria berusia 29 tahun mengadakan upacara pernikahan yang sakral dan nyaman di pertanian keluarga mempelai pria.

Kemudian saat itu pengantin baru tersebut kembali ke rumah mereka untuk menikmati malam pertama. Namun, tak disangka, pada saat keduanya sedang berhubungan intim di atas ranjang, tiba-tiba pengantin wanita menunjukkan tanda-tanda kelainan. Dia terlihat tidak enak badan, lalu pingsan dan kehilangan kesadarannya.


Sang suami takut dan langsung dengan cepat keluar untuk memanggil tetangganya untuk meminta bantuan dan memesan taksi untuk membawa istrinya ke rumah sakit, lapor O Tempo.

Baca Juga: Ngeri! Ini Video Detik-detik Pom Bensin yang Meledak yang Apinya Tampak Berkobar Besar

Mereka langsung memanggil taksi dan membawa istrinya ke rumah sakit. Namun seorang sopir taksi menolak membawa pasangan itu ke rumah sakit karena takut tertular virus.

Bahkan saat, taksi yang lainnya lewat, tetapi sopir itu juga menolak untuk membawa pasangan itu. Dan menyarankan pengantin pria untuk memanggil layanan darurat sehingga mereka dapat mengirim ambulans.

Saat paramedis tiba, wanita itu ditemukan sudah kesulitan untuk bernapas dan dipastikan oleh petugas jika ia menderita serangan jantung. Wanita tersebut akhirnya menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit, G1 melaporkan.

Baca Juga: Deretan Hakim yang Beri Keringanan Hukuman pada Jaksa Pinangki, Miliki Harta Fantastis

Dengan sedih pengantin pria menceritakan bahwa butuh waktu hingga satu jam bagi ambulans untuk mencapai rumahnya. Dia berpikir, jika paramedis datang lebih cepat, istrinya mungkin bisa diselamatkan. Namun, layanan ambulans mengatakan bahwa mobil pertama dibatalkan dan mobil kedua tiba di rumah pasangan itu dalam waktu 21 menit.

Polisi yang menyelidiki kasus tersebut mengatakan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan kematian tragis wanita itu dianggap sebagai kecelakaan. Menurut pemeriksaan post-mortem ditemukan bahwa wanita tersebut memiliki riwayat penyakit bronkitis.


Share :