Cerita Mistis Buah Pisang Muncul dari Pohon di Majalengka, Warga Kaitkan Kemunculannya dengan Sejumlah Orang Meninggal

Cerita Mistis Buah Pisang Muncul dari Pohon di Majalengka, Warga Kaitkan Kemunculannya dengan Sejumlah Orang Meninggal

Foto
Buang Pisang Muncul dari Pohon di Majalengka (foto: Tribun)

Buah pisang yang muncul dari pohon di Blok Teluk Jambe Desa Kadipaten Kecamatan Kadipaten Kabupaten Majalengka menyisakan cerita mistis. 

Katarmano (82) kuncen pemakaman Desa Kadipaten mengatakan, kemunculan buah pisang muncul dari dalam batang pohon itu berbarengan dengan adanya sejumlah warga yang meninggal dalam beberapa hari terakhir. Yang mana, keseluruhannya dimakamkan di sekitar area pohon.

Baca Juga: Cerita Mistis di Gunung Peyek Bogor, dari Mata Air Penyembuh Penyakit hingga Goa Tempat Kerajaan Gaib

"Ya warga sini mengaitkannya dengan warga yang meninggal. Memang dari sejak Sabtu ada empat orang yang meninggal," ujar Katarmano seperti dikutip dari Tribun, Rabu (9/6/2021).

Ia menyebut, empat warga yang meninggal itu terdiri dari gadis perawan dan lanjut usia. Katarmano pun tak mengerti, kenapa warga menghubung-hubungkan pohon pisang itu dengan warganya yang meninggal.

"Masyarakat jangan khawatir, ini tidak ada sangkut pautnya sama orang meninggal. Orang meninggal itu sudah takdir," katanya.

Baca Juga: Kisah Mistis Gunung Abbo di Sulsel Lokasi Eva Hilang Setelah Buang Air Kecil

Cerita-cerita berbau mistis itu pun terus mencuat di kalangan masyarakat, terkait keanehan pohon pisang itu. Apalagi, pisang yang tumbuh tersebut merupakan pertama kali yang terjadi di Desa Kadipaten.

Buah pisang tersebut pertama kali dilihat Katarmano pada pekan kemarin. Dirinya yang sehari-hari berada di pemakaman, heran dengan pohon pisang yang berada di sebelah barat itu.

"Kaget juga, ada buah pisang yang tumbuh di tengah batang. Saya langsung lapor ke Ketua RT setempat," ucapnya.

Baca Juga: Cerita Mistis Rumah Sakit Kristen Tayu di Pati, Dihuni Hantu Suster Meringis Sering Memperlihatkan Diri

Ia pun tak ada niat untuk memotong buah tersebut. Seiring masukan dari para warga sekitar. Pria paruh baya hanya menopang pohon tersebut dengan sebatang bambu.

"Takut jatuh, makanya dikasih bambu. Biar tumbuh bagus juga," jelas dia.