Penjelasan Erick Thohir soal Abdee Slank Diangkat Jadi Komisaris Telkom

Penjelasan Erick Thohir soal Abdee Slank Diangkat Jadi Komisaris Telkom

Ekel Suranta Sembiring
2021-06-02 17:15:07
Penjelasan Erick Thohir soal Abdee Slank Diangkat Jadi Komisaris Telkom
Menteri BUMN Erick Thohir (foto: inter.it)

Menteri BUMN Erick Thohir akhirnya memberikan penjelasan terkait Abdi Negara Nurdin atau dikenal Abdee Slank diangkat menjadi komisaris indenpenden PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom). Menurut Erick, penunjukkan musisi tersebut untuk mendorong pengembangan konten lokal pada Telkom.

"Kemarin yang selalu challenge ke saya, kenapa juga ada perwakilan dari masyarakat dari musisi, saya tidak mau ngomong individu, (tapi) musisi. Apa salahnya sekarang Telkom dan Telkomsel berpihak pada konten lokal," ujar Erick di Gedung Kementerian BUMN, Rabu (2/6).

Baca Juga: Arya Sinulingga Sebut Pancasila Sebagai Solusi Keberagaman di Indonesia

Erick berharap Telkom bukan hanya menjadi perusahaan telekomunikasi namun perusahaan digital seiring dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, Telkom tidak boleh terjebak dalam bisnis teknologi konvensional seperti telepon dan SMS.

"Yang namanya Telkomsel, yang namanya Telkom tidak boleh jadi sunset industri, saya sudah bilang sejak awal Januari 2020 waktu itu, yang saya sempat dibilang kok menteri ini bicara seperti ini, sehingga saham Telkom turun buktinya saham Telkom naik lagi sekarang," ujarnya.

Lewat bisnis digital itu, Erick juga berharap Telkom bisa melahirkan inovasi-inovasi karya di masa pandemi covid-19. Misalnya, konser virtual untuk mengakomodasi musisi yang kehilangan panggungnya akibat pandemi covid-19. Terlebih, Telkom memiliki layanan Indihome layanan digital.

Baca Juga: Ini Link Video Bupati Alor Marah Terhadap Mensos Risma dan Staf Kementerian Akibat Bansos Langkahi Pemda

"Kita jangan bohongi diri, dengan ada Netflix, Disney Plus apakah kita harus anti, enggak. Tapi ayo dong bangun konten lokal yang namanya Telkom, Telkomsel harus jadi agregator konten lokal," imbuhnya.

Erick berharap Telkom bukan hanya menjadi perusahaan telekomunikasi namun perusahaan digital seiring dengan perkembangan teknologi. Dengan demikian, Telkom tidak boleh terjebak dalam bisnis teknologi konvensional seperti telepon dan SMS.

"Yang namanya Telkomsel, yang namanya Telkom tidak boleh jadi sunset industri, saya sudah bilang sejak awal Januari 2020 waktu itu, yang saya sempat dibilang kok menteri ini bicara seperti ini, sehingga saham Telkom turun buktinya saham Telkom naik lagi sekarang," ujarnya.

Baca Juga: Kelompok Ganjarist Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Maju Capres 2024, Alasannya Menyangkut Presiden Jokowi

Lewat bisnis digital itu, Erick juga berharap Telkom bisa melahirkan inovasi-inovasi karya di masa pandemi covid-19. Misalnya, konser virtual untuk mengakomodasi musisi yang kehilangan panggungnya akibat pandemi covid-19. Terlebih, Telkom memiliki layanan Indihome layanan digital.

"Kita jangan bohongi diri, dengan ada Netflix, Disney Plus apakah kita harus anti, enggak. Tapi ayo dong bangun konten lokal yang namanya Telkom, Telkomsel harus jadi agregator konten lokal," imbuhnya.


Share :

HEADLINE  

Ini Deretan Pengusaha Sukses Suka Bangun Masjid

 by Ramadhan Subekti

April 01, 2025 13:00:00


Prabowo, Titiek dan Didit : Maaf Lahir dan Batin

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 10:00:00


Prabowo dan Gibran Akan Salat ID di Masjid Istiqlal

 by Ramadhan Subekti

March 31, 2025 01:00:00


Azizah-Arhan Nonton Timnas Indonesia, Andre Rosiade Dikerjai

 by Dimarirenal

March 26, 2025 15:10:00