Kabar palsu tentang meninggalnya Dewi Perssik mendadak ramai di media sosial dan memicu reaksi keras dari sang pedangdut. Ia mengaku sangat geram setelah mengetahui ada belasan akun yang dengan sengaja menyebarkan informasi tidak benar tersebut.
Menurutnya, sedikitnya 16 akun terlibat dalam penyebaran hoaks ini. Bahkan, beberapa di antaranya menyajikan cerita seolah-olah kejadian tersebut nyata melalui siaran langsung di TikTok. Dewi sempat mencoba meluruskan kabar tersebut dengan bergabung ke salah satu live, namun respons yang diterima justru di luar dugaan.
Alih-alih menghentikan penyebaran, para pelaku malah menanggapi dengan candaan dan hinaan. Hal ini membuat Dewi merasa sangat tersinggung dan dipermalukan secara publik. Situasi semakin memanas ketika sejumlah akun juga mengunggah foto dirinya disertai ucapan belasungkawa.
Di tengah kekesalannya, Dewi menemukan fakta lain yang cukup mengejutkan. Salah satu pemilik akun yang terlibat mengaku hanya mengikuti perintah seseorang untuk menyebarkan kabar tersebut. Pengakuan itu membuat Dewi semakin penasaran tentang siapa dalang di balik aksi ini.
Merasa dirugikan dan tidak ingin kejadian serupa terulang, Dewi Perssik berencana membawa kasus ini ke jalur hukum. Ia menegaskan akan melaporkan seluruh akun yang terlibat sebagai bentuk ketegasan sekaligus memberikan efek jera kepada pelaku penyebar hoaks.






