Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merespon soal masih banyaknya Premium beredar di beberapa wilayah di Indonesia.
Lebih lanjut, Ahok mengatakan, jenis BBM Premium masih banyak beredar karena beberapa masyarakat di wilayah tertentu masih membutuhkan jenis BBM Premium. Meski, sudah dianjurkan menggunakan jenis BBM yang mempunyai oktan lebih tinggi.
Baca Juga: Perkembangan Banjir Bandang NTT, BNPB Sebut 138 Korban Tewas 61 Lainnya Hilang
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan saat ditemui usai bertemu dengan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka di Solo, Rabu 7 April 2021, saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, dia mengakui sudah menghapus premium.
Namun, Ahok melanjutkan, masyarakat di beberapa daerah di Indonesia masih membutuhkan premium karena keadaan tertentu.
Baca Juga: Fakta-fakta Sopir Angkot Ugal-ugalan Berujung Kecelakaan di Cianjur
Pernyataan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok merespon kritikan Ketua Badan Anggaran atau Banggar Said Abdullah yang mengaku bingung masih beredarnya BBM jenis Premium di beberapa wilayah di Indonesia.
Kemudian, dia juga mempertanyakan mengapa Pertamina masih menjual premium ke beberapa wilayah di Indonesia.