Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mendapat laporan perihal bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Jokowi pun menyampaikan duka citanya kepada korban.
Seperti diketahui pada terjadi bencana banjir dan longsor akibat fenomena cuaca ekstrem yang berakibat pada banyaknya warga mengungsi dan rusaknya fasilitas umum.
Baca Juga: Fakta-fakta Lengkap Banjir Badang di NTT yang Telan 54 Orang Korban Jiwa
"Saya saya telah mendapatkan laporan dari kepala BNPB adanya bencana banjir bandang dan juga longsor yang terjadi di provinsi Nusa tenggara Timur dan provinsi Nusa Tenggara Barat. Pertama-tama atas nama pribadi dan seluruh rakyat Indonesia saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut," kata Jokowi dalam keterangannya melalui kanal YouTube Setpres, Senin 5 April 2021.
Lebih lanjut Jokowi juga mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan evakuasi dan penanganan terhadap korban.
Disisi lain presiden juga meminta agar segera menangani dampak akibat bencana tersebut.
"Saya juga memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini. Untuk itu saya telah memerintahkan kepada Kepala BNPB, pada Kepala Basarnas, Menteri Sosial, Menteri Kesehatan dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, serta Panglima TNI dan Kapolri untuk melakukan secara cepat evakuasi dan penanganan korban bencana serta penanganannya dampak bencana," tutur dia.
Jokowi meminta agar penanganan bencana di NTT dan NTB dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik. Terutama terkait pelayanan kesehatan dan ketersediaan logistik untuk pengungsi.
Baca Juga: Tagar #prayforNTT Duduki Trending Twitter, Usai Kupang Diterjang Banjir dan Badai Hebat
"Saya minta agar penanganan bencana dapat dilaksanakan dengan cepat dan baik, seperti bantuan pelayanan kesehatan, ketersediaan logistik dan kebutuhan dasar bagi para pengungsi. Serta juga perbaikan infrastruktur," kata Jokowi.
Sekedar informasi banjir bandang dan tanah longsor melanda sejumlah kabupaten dan kota di NTT. Lebih dari 54 orang tewas akibat bencana ini. Selain itu, banjir bandang juga melanda Bima, NTB