Fakta-Fakta Ketum PBNU Sebut Ajaran Wahabi dan Salafi Benih Terorisme, Memecah Belah Keharmonisan Sosial

Fakta-Fakta Ketum PBNU Sebut Ajaran Wahabi dan Salafi Benih Terorisme, Memecah Belah Keharmonisan Sosial

Ahmad Diponegoro
2021-03-30 17:12:28
Fakta-Fakta Ketum PBNU Sebut Ajaran Wahabi dan Salafi Benih Terorisme, Memecah Belah Keharmonisan Sosial
Foto: Instagram

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Said Aqil sebut ajaran Wahabi dan Salafi merupakan benih terorisme.

Pernyataan tersebut dikatakan oleh Ketum PBNU dalam akun YouTube TVNU Televisi Nahdlatul Ulama pada Selasa 30 Maret 2021 yang juga menyebut benih terorisme dapat memecah belah keharmonisan sosial.

Dalam hal ini, Said Aqil yang merupakan seorang Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia atau KAI meminta untuk menumpas habis benih terorisme.

Baca Juga: Nadiem Makarim Telah Instruksikan Pembukaan Sekolah Sejak Januari, Sebut RI Jadi Negara Tertinggal

Meskipun, pemilik nama Said Aqil Siradj mengucapkan Wabai merupakan benih terorisme, tapi tidak membuat ajaran Wahabi menjadi ajaran terorisme.

Hanya saja, jika seseorang telah masuk dalam ajaran tersebut, maka akan dianggap sebagai ekstremisme yang mudah mengharamkan dan mengkafirkan sesuatu sesuatu dan dapat memecah belah keharmonisan sosial.

Baca Juga: Pengakuan Nadiem Makarim yang Ungkapkan 10 kali Lipat Sulitnya Jadi Mendikbud di Tengah Pandemi Covid-19

Terakhir, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atau PBNU Said Aqil, meminta untuk mengajarkan ajaran agama Islam di berbagai universitas mengedepankan akidah dan syariat serta juga mengedepankan akhlak yang mulia.


Share :