Berbagai Jenis Ikan Hias Aman Dipelihara Satu Akuarium Bareng Ikan Cupang

Berbagai Jenis Ikan Hias Aman Dipelihara Satu Akuarium Bareng Ikan Cupang

Ekel Suranta Sembiring
2021-01-04 22:52:20
Berbagai Jenis Ikan Hias Aman Dipelihara Satu Akuarium Bareng Ikan Cupang
Neon Tetra (foto: ikanesia.id)

Ikan cupang merupakan salah satu ikan hias yang sangat agresif. Maka dari itu, ikan ini tidak sembarangan dipelihara satu akuarium dengan jenis ikan hias lainnya.

Namun di satu sisi, para penggemar ikan cupang menginginkan memelihara ikan hias lain bersamaan dengan ikan cupang.

Dikutip dari Kompas.com, ada beberapa jenis ikan hias yang relatif aman bila dipelihara dalam satu akuarium bersamaan dengan ikan cupang. 

Berikut berbagai jenis ikan hias aman dipelihara satu akurium bareng ikan cupang:

Baca Juga: Cantik! Ini 5 Jenis Ikan Rainbow Fish, Sudah Pernah Lihat?

1. Guppy


Guppy (foto: PIXABAY)

Ikan guppy bisa menjadi teman untuk ikan cupang di 1 akuarium yang sama, tapi kamu harus memerhatikan jenisnya.

Sebaiknya jangan pilih guppy yang memiliki warna mencolok. Pilihlah guppy berwarna putih, yang mana guppy dengan warna tersebut biasanya disebut sebagai common atau fancy guppy.

Selain itu, perhatikan juga jumlah ikan guppy, karena jenis ini dapat dengan mudah berkembang biak. Jangan sampai akuarium menjadi didominasi oleh guppy.

2. Pleco


Pleco (foto: azgardens.com)

Pleco atau ikan sapu-sapu hias merupakan ikan yang sangat pemalu, dan mereka cenderung sangat tertutup. Ada berbagai jenis pleco yang bisa hidup bersama cupang, namun, beberapa di antaranya bisa menjadi sangat besar.

Akuarium ikan cupang yang lebih besar mungkin dibutuhkan pada waktunya. Memiliki pleco dengan cupang adalah kemitraan yang baik karena pleco cenderung menjauh dari ikan cupang.

Saat menggabungkan keduanya, kamu mungkin akan sering menemukan pleco di dasar tangki dan memakan ganggang dari sepotong kayu apung yang pada gilirannya membuat akuarium lebih bersih. 

Baca Juga: 5 Ikan Predator yang Bisa Dipelihara, Cocok Untuk Pemula Pencinta Ikan

3. Glass Catfish


Glass Catfish (foto: Tokopedia)

Glass catfish atau ikan lele kaca hias adalah spesies yang keren. Ikan lele kaca hias mendapatkan julukan tersebut karena dapat melihat bagian tubuh mereka sepenuhnya, bahkan dapat melihat organ dalamnya.

Mereka adalah ikan yang sangat tenang yang seharusnya tidak menimbulkan ancaman apapun bagi ikan cupang.

Ikan lele kaca bekerja paling baik dalam kelompok kecil, mereka akan menghabiskan sebagian besar hari mereka bersama di dasar tangki di samping tanaman.

4. Blue Gourami


Blue Gourami (foto: aquapedia.id)

Blue gourami alias gurami biru adalah pasangan akuarium yang bagus untuk ikan cupang. Kedua ikan ini sangat erat kaitannya, artinya kebutuhan dan kondisi akuarium untuk kedua ikan sama sempurna.

Blue gourami memang membutuhkan akuarium yang lebih besar sekitar 20 galon. Dengan terpenuhinya faktor tersebut maka gurami biru harus dapat hidup damai dengan ikan cupang.

Baca Juga: 5 Jenis Ikan Mas, Sudah Pernah Lihat?

5. Neon Tetra


Neon Tetra (foto: ikanesia.id)

Ikan neon tetra cenderung berada di sekitar area tengah akuarium, menjaga jarak dari cupang manapun agar sering akur.

Saat ingin menggabungkan neon tetra dengan cupang, gunakan akuarium besar atau panjang karena tetra adalah ikan berkelompok.

Dalam hal ini, kamu perlu memiliki minimal 6 ikan neon tetra di dalam akuarium. Namun, sebaiknya kamu memiliki lebih banyak, yakni sekitar 10-12 dan itu sudah cukup.

Setelah akuariummu memiliki banyak ikan warna-warni, kamu akan melihat bahwa memelihara ikan cupang dengan ikan lain bukanlah masalah sama sekali.

Namun penting untuk diingat, kamu harus berhati-hati dengan tetra karena mereka dikenal sebagai penjepit sirip, sehingga kamu tentunya tidak ingin sirip cupang yang halus digigit olehnya.

Neon tetra yang dipelihara umumnya baik-baik saja, namun jika kamu tergoda oleh spesies lain dari keluarga tetra, selalu teliti apakah mereka penjepit sirip atau bukan.

Seekor ikan kecil yang menggigit ekor panjang ikan cupang akan berakhir dengan stres dan kematian.


Share :